21. Monster Aneh

79 18 1
                                        

Aku menyelam dan mencari darimana daun-daun ini berasal. Aku melihat monster aneh bermata merah sedang menatapku. Dia mengeluarkan daun dari dalam tubuhnya dan mencoba menarikku. Aku harus menyeretnya ke daratan. Tanganku memotong daun-daun dengan pisau, semakin dalam daunnya semakin banyak dan aktif.

Blupp... Blupp...

Aku harus segera menyelesaikannya sebelum napasku habis di dalam sini. Aku meraih tubuh monster dan melemparkannya ke atas. Kenapa tubuhnya begitu berat?

"Arghttt..."

Aku melemparkan tubuhnya dan berenang naik. Kuharap mereka bisa membunuhnya.

"Hah... Uhukkk..."

"Unnie! Kau tidak apa-apa?"

"Bagaimana monsternya?"

"Mereka mengurusnya."

Aku ingin segara pulang saja, mereka pasti bisa membunuhnya.

Heh? Baju siapa? Aku mendongak dan melihat Yuki memberikan jasnya padaku. Apa dia tidak tahu bahwa jasnya juga basah? Aku sama saja akan sakit jika memakainya pulang. Jea membantuku berdiri, kenapa laki-laki ini masih berada di tempat ini?

"Kami akan pulang. Kalian urus monster itu!"

"Pulang? Dengan keadaanmu seperti ini?"

Apa salahnya? Aku tidak memakai gaun seperti biasa. Hanya memakai celana panjang dan baju tanpa lengan. Ini sangat dingin tapi aku baik-baik dengan kondisiku. Bahkan aku tidak memerlukan jasnya. Kami juga tidak akan kenapa-kenapa di jalan kecuali akan terserang flu. Hidungku sangat gatal.

"Ini! Aku tidak ingin berutang padamu. Kami pergi!" Aku melemparkan jas Yuki.

Tidak ada hutang diantara kami lagi. Aku menyelamatkannya untuk hutangku dasi dan jasnya tempo hari. Selanjutnya, kami tidak memiliki urusan lagi.

☠️☠️☠️

"Haciin..."

"Kau demam! Tidurlah setelah meminum obat. Apa yang kau lakukan semalam?" Tanya Zack membantuku meminum obat.

Kepalaku sangat pusing dan hidungku begitu panas. Apa aku benar-benar demam?

"Aku melawan monster di dalam air. Haciin..."

"Pantas saja alat komunikasimu rusak."

Rusak? Tidak! Aku lupa melepaskannya, bagaimana aku bisa bekerja jika barangku rusak? Aku harus pergi ke perusahaan dan meminta pertanggungjawaban Ketua Kang! Gara-gara menolong tim nya aku harus mendekam di tempat ini dan barangku rusak! Arghttt...

"Dimana ketua?"

"Dia berada di kantor polisi, banyak yang harus di urus. Kami menemukan banyak mayat dan organ dalam di tempat itu. Bahkan aku melihat kerangka manusia yang bertumpuk."

Kerangka manusia yang bertumpuk? Apa saja yang dilakukan para manusia sampah itu? Kenapa mereka tega melakukannya pada sesama manusia? Aku tahu organ dalam manusia sangat mahal untuk dijual. Tapi manusia lebih mengerikan dari monster itu sendiri. Aku akan tidur beberapa jam ke depan dan pergi ke perusahaan. Kuharap mereka berada disana!

☠️☠️☠️

Brakkk...

"Ketua Kang!"

Aku mendorong pintu dengan keras, aku harus mendapatkan alat komunikasi baru. Ketua Kang menjauhkan kertas dipegangnya dan melihatku ketakutan. Apa dia tidak menyangka aku akan datang ke kantornya? Aku masuk dan berjalan dengan bersemangat. Aku akan meminta ganti rugi!

"Soora? Kenapa kau datang kemari?"

"Berikan aku alat komunikasi baru! Barangku rusak! Karena aku masuk ke dalam air alat ku rusak dan aku demam pagi ini! Aku ingin meminta biaya pada kalian!"

"None akan mengganti alatmu, pergilah temui dia. Aku akan mengirim minuman sehat ke rumahmu."

Minuman sehat? Menjijikkan! Tapi None akan mengganti alat komunikasi ku, aku harus menemuinya dan pergi.

"Dimana dia?"

Ketua Kang menunjuk satu pintu gelap di ujung ruangan. Apa dia bersembunyi disana? Aku berjalan dengan riang gembira dan membuka pintu None.

"None! Aku mau alat komunikasi baru!"

"Apa?" None membuka penutup telinganya.

"Alatku rusak karena menolong kalian. Berikan aku yang baru!" Aku menutup pintu dan masuk ke dalam ruangan None.

Tempat ini penuh dengan komputer dan peralatan aneh. Kenapa Zack tidak memiliki semua benda ini? Apa karena kami miskin dan mereka kaya. Perbedaan kekayaan ini sangat menyiksaku. Apakah ini yang dinamakan kasta atas dan kasta bawah? Tapi sejuah ini aku merasa tim ku lebih kuat daripada Tim Satu. Aku jadi curiga kami dianak tirikan karena kekuatan kami yang lebih hebat daripada tim lain. Harusnya Ketua Vrans dulu lebih berani menentang perusahaan saat semua hasil kerja kerasnya dulu di hapus dari sistem perusahaan. Kejadian itu sangat membuatku marah pada tempat ini. Kenapa mereka melakukannya hanya karena Ketua Vrans tidak menyetujui pengusulan Pimpinan Lee menjadi pimpinan Perusahaan Minor? Aku juga tidak menyukainya saat menjabat perusahaan ini. Sejujurnya aku merasa Ketua Vrans lebih pantas menjadi pemimpin Perusahaan Minor. Dia memiliki rekam jejak bagus jika semuanya tidak dihapus. Sial, aku jadi teringat masa lalu yang kelam itu.

"Ini!" None melemparkan alat komunikasi baru berwarna merah.

"Apa ini untukku? Kau memberikannya untukku?" Aku menatap benda yang baru saja None berikan.

Ini tidak mungkin mudah rusak jika di dalam air. Aku yakin ini benda mahal yang pernah aku terima.

"Itu untuk bayaranmu semalam. Jadi kau tidak perlu meminta apapun lagi pada kami."

"Terima kasih, aku akan menyimpan benda ini. Kalah begitu sampai jumpa."

"Tunggu!"

Aku berhenti di depan pintu dan melihat None yang mendekat padaku. Apa dia ingin memberikan benda canggih lainnya? Aku akan sangat senang jika dia mau berbagi benda-benda seperti itu.

"Apa None? Kau mau memberiku benda lain? Aku memang sangat membantu tim mu sejak monster lendir itu, aku bahkan menolong kalian tiap waktu. Kalian pasti berhutang budi padaku."

"Jika kau keluar katakan pada Ketua Kang untuk melarang siapapun masuk ke dalam ruanganku."

Apa?

"Apa kau tidak suka aku datang?" Tanyaku mendongak melihat wajahnya.

"Kecuali kau!" None membuka pintu dan mendorong tubuhku keluar.

Jadi, apa maksudnya? Aku melirik pintu yang tertutup dengan kebingungan. Apa None tidak melarangku datang ke tempatnya lagi? Apa dia tidak masalah jika aku meminta barang padanya lagi? Zack tidak memiliki barang sepertinya. Baiklah, aku akan datang lagi jika berkunjung di perusahaan. Sepertinya None tidak seburuk itu untuk dijadikan teman.

Aku tersenyum dan membawa barangku pergi.

☠️☠️☠️

Salam ThunderCalp!🤗

Jangan lupa like, komen, dan share!

See you...

M I N O R ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang