Epilog 1

875 72 2
                                        

Para peri rumah berkeliaran di halaman berlari lari kesenangan.
"Lihat ada bebatuan!" teriak Tippsy, beberapa peri rumah tertawa melihatnya. Respon Draco diatas berdiri melihat dihalamannya tampak riuh.
Hermione berlarian bersama mereka dengan tertawa tawa. Bersama Ron dengan rambut merah dan berkeringat mengejar kejar para peri rumah.

Draco berteriak dari atas sana "Apakah para Auror pekerjaanya berlarian seperti ini?"

Hermione dan Ron mendongak ke atas, "Tentu- sudah tidak ada kegelapan kecuali wajahmu itu! Ron mengejeknya, Draco tertawa kecil.

Rambut pirang lembut plantina itu terbang tertiup angin, wajah ceria menghiasi matanya. Anak kecil dengan wajah tegas milik Draco dan senyum ceria milik Astoria.
"Hei wajah Ayahku tidak gelap tau- lihat lah rambutnya sama dengan milikku!"

Hermione mendongak ke bawah, Ron mengikutinya. Ron menunduk dan bersimpu menghadapi anak itu.
"Oh hooo lihat lah Malfoy ini- kau ini perpaduan siapa sih kok bisa se sombong ini"
Hermione terkekeh,

Ekspresi anak itu tidak jauh jauh dari Ayahnya,
"Aku ini Scorpius Harries Malfoy! tentu saja aku perpaduan Malfoy! Iya kann Dad?!"

Draco tertawa dan mengangguk dari atas, dia memberi jempol pada anaknya.
Kaki Draco tertabrak oleh makhluk kecil lain, dia merasa ada yang merangkulkan kakinya.

Seorang anak perempuan rambut merah ikal memeluk kaki jenjangnya. Draco mendongak kebawah dan tersenyum.
"Ohh lihatlah Rose- Ayah dan Ibumu menculik Scorpius dariku- kita akan menyelamatkan Scorpius- kau setuju?" Draco bersimpu didepan wajah perpaduan milik Weasley dan rambut ikal milik Granger.

Rose mengangguk semangat "Ayo selamatkan Scropius!!!!" tangannya naik satu ke atas.

Draco menggendong anak itu dan berlari kebawah, dia berteriak teriak. "Selamatkannn!!!"

Hermione dan Ron terkejut, Ron dengan sigap menggendong Scorpius yang tertawa tawa saat digendong Ron. Hermione berdiri dibelakang Ron untuk melindungi dirinya.

"Kau menculik Scorpius!!" teriak Rose pada Ron, Ron bereaksi terkejut.

"Ini adalah milikku- kau milik Malfoy sekarang Weasley kecil" kata Ron dan dia berlari diikuti oleh yang lain.

***

Draco setiap harinya sibuk membawa buku kecilnya, dikamarnya dia sibuk menulis. Besok adalah hari keberangkatan Scorpius untuk masuk Hogwarts,

Scorpius membuka pintu kamarnya, dia memeluk Ayahnya yang sedang duduk disana. Draco mendongak dan memangku Scorpius ke hadapan meja. Scorpius melihat tulisan di buku itu, dipegangnya sampulnya.

"Harry Potter..." kata Scorpius, Draco mencium pucuk kepala anaknya.
"Kau belum menyelesaikan buku ini Dad- kapan ini akan selesai?" tanya Scorpius

Draco menghela nafas panjang, "Belum tahu- kau tidak boleh..."

"Membacanya- aku tahu Dad" potong Scorpius. Draco memeluk anaknya itu.
"Kapan aku akan bertemu dengan Harry Potter? dimana dia sekarang Dad?"

Draco tersenyum, "Dia diluar sana- bahwa terbuat dari apapun jiwa kita- jiwanya dan jiwaku adalah sama. jadi dia tinggal dalam diriku dan diriku tinggal didalamnya"

Scorpius mengangguk angguk dan menurunkan badannya dari pangkuan Ayahnya.
"Dad- apakah aku akan masuk Slytherin- Kau dan Ibu adalah Slytherin- bagaiman jika aku masuk yang lain?"

Memories // DRARRY [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang