UNEASY FEELING

20.5K 479 14
                                        

Happy Reading
👀👀
*****

Agatha meremat sisi dress putih dengan motif bunga-bunga yang tengah dikenakannya. Kini keadaannya sudah jauh lebih baik dari waktu itu. Hanya tersisa beberapa bekas luka kecil yang sudah tidak terlalu sakit juga. Selama dia di rumah sakit, Ricky selalu menjaganya dan membantunya. Jika tidak ada Ricky dan bantuan dari Darren, entah bagaimana kondisinya sekarang.

"Kenapa, Pa?" tanya Agatha begitu sampai di ruangan sang ayah.

"Kamu hadir, kan di acara pernikahan anak dari pemilik Starlight Company?"

Agatha mengangguk.

James menggoyangkan gelas dengan isi alkohol itu sebelum melanjutkan ucapannya. "Kamu ingat janji kamu?"

Agatha terdiam sebelum mengangguk. Ia pernah berjanji untuk menuruti perintah sang ayah.

"Kamu gagal membuat laki-laki itu jatuh cinta sama kamu. Jadi, kita pakai cara yang lebih cepat dan pasti berhasil."

Dahinya mengernyit bingung. Namun, kernyitan itu hilang begitu mendengar apa yang dikatakan sang ayah dan digantikan dengan ekspresi terkejut dan tidak habis pikir.

"Kandunglah anak darinya."

"Pa?" tanya Agatha tak percaya. "Itu cara yang gak bener. Agatha gak mungkin buat Darren bisa hamilin Agatha, Pa. Darren punya perempuan yang sangat dia cintai dan sayangi. Agatha juga gak mau-"

"Apa susahnya? Kamu juga sudah biasa melakukan itu dengan anak-anak buah Papa, kan? Kamu goda dia sedikit, selesai. Sesetia apapun laki-laki, dia pasti kalah dengan hawa nafsunya."

Agatha terdiam seribu bahasa dengan dadanya yang tiba-tiba saja terasa sangat sesak seperti tertusuk belati yang begitu tajam. Bagaimana bisa seorang Ayah mengatakan hal seperti itu pada anak perempuan satu-satunya?

Ia menarik napasnya dalam, menguatkan diri untuk tidak menangis. Ia tidak mau menangis di depan sang ayah. "Pa, Agatha memang udah gak peduli sama diri Agatha. Agatha rela Paoa mau apain aja. Tapi, Darren sama Athalia itu saling mencintai dan Agatha gak mau ngerusak hal-"

"Kamu tau Papa bisa melakukan apa saja, kan? Melukai tubuh bersihnya bukan suatu hal yang sulit."

Agatha terdiam dengan segala pikiran yang berkecamuk di dalam dirinya. Tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Menuruti perintah sang ayah atau justru merelakan gadis tak bersalah itu dilukai. Agatha bimbang, tidak tahu harus mengikuti yang mana.

*****

"Have you done yet?"

Pertanyaan itu menyapanya ketika dia sedang sibuk melakukan riasan di wajahnnya. Dari pantulan kaca, ia melirik laki-laki yang sudah terlihat menawan dan mempesona dengan kemeja satin putih di tubuh tingginya. Apalagi kalung rantai di lehernya semakin menambah kesan seksinya.

Athalia lemah.

Athalia jatuh cinta sekali lagi melihat Darren.

Athalia jatuh cinta sekali lagi melihat Darren

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
HELLO, MR.EX! (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang