ONLY SPOILER!
READ THE FULL VERSION ON KARYAKARSA!
*****
Memasuki bulan ketujuh masa kehamilannya, Athalia mulai melihat dan merasakan perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Bentuk tubuhnya tak lagi ideal atau proposional. Semuanya terlihat membengkak sampai-sampai Athalia harus membeli baju berukuran lebih besar daripada biasanya. Celana-Celana pun tak lagi muat karena kakinya yang membengkak.
Athalia menyukai kehamilannya, dia mencintai anaknya, namun terkadang ia sedih karena harus merelakan tubuhnya yang mengalami perubahan seperti ini. Ada momen di mana ia tidak suka melihat dirinya di depan cermin karena menurutnya ia terlihat buruk sekali. Rasa insecure pun seringkali menyerangnya. Ia jadi suka memikirkan hal yang negatif dan berujung sedih sendiri.
Semua yang ia rasakan ini tidak Darren ketahui. Akhir-Akhir ini, Darren memang sangat sibuk. Ia selalu pulang malam saking padatnya jadwal. Meskipun suaminya itu sering memberinya kabar, tapi itu tidak cukup. Athalia butuh untuk melihat Darren, kemudian ingin menyampaikan keresahannya. Namun, Athalia harus mengerti kondisi suaminya juga.
Athalia menghapus air matanya yang menetes saat melihat nama suaminya di layar ponsel yang berdering. “Halo?”
“Aman di rumah? Gak terjadi apa-apa?”
“Memangnya bakal ada apa? Kamu dari kehamilan aku sebulan selalu tanya itu setiap hari. Aku muak sendiri dengernya. Gak ada pertanyaan lain apa?”
“Aku cuma khawatir aja karena kamu gak mau kalau sewa asisten rumah tangga. Padahal, lebih aman buat kamu kalau ada yang bantuin di rumah. Setidaknya sampai kamu melahirkan.”
“No. Aku bisa. Kamu aja berlebihan."
"That's because I care for you, sayang."
“Okay, Dad.”
Darren berdecih mendengar balasan istrinya itu, kemudian terkekeh kecil. Athalia memang menggemaskan. “Udah makan, kan? Jangan terlambat makannya, sayang.”
"Udah kok. Tadi baru selesai makan."
“Good girl."
“Kamu kok tumben bisa telepon lama gini? Gak sibuk?”
“I still have some things to do, but I miss you, so here I am.”
Athalia tersenyum tipis, “I miss you more…" balasnya samar.
Darren menundukkan kepalanya dengan raut wajah sedihnya. Ia tahu ia terlalu sibuk sampai tidak memiliki waktu untuk Athalia, namun ia juga tidak bisa mengabaikan pekerjaannya.
“You know I love you, right, Athalia Aliesha?”
Athalia tanpa sadar mengangguk, “I know.”
“Always remember that, okay?”
“Hm…"
“I need to go now," ujar Darren.
“Okay. I'll wait for you at home.”
TIT
Sambungan putus.
Athalia membuang napas panjang. Ia rasa ia masih bisa menahan dirinya untuk tidak bercerita pada Darren soal rasa tidak nyaman akan dirinya ini. Ia masih sanggup menanggungnya sendiri.
*****
Selanjutnya bisa kalian baca di KaryaKarsa, yaa!!

https://karyakarsa.com/starslemonadexx/extra-part-hme-valentines-day
KAMU SEDANG MEMBACA
HELLO, MR.EX! (END)
RomansaFOLLOW SEBELUM MEMBACA!!! ***** Banyak hal tak terduga terjadi di dalam hidup seorang perempuan cantik juga sederhana berusia 24 tahun bernama Athalia Aliesha. Termasuk momen ketika dirinya dipertemukan kembali dengan satu laki-laki yang tidak perna...
