Waktu Singkat

119 24 1
                                        

"Nona muda, nona mau kemana? Anda tidak diizinkan keluar." Ucap pengawal Darrel.

"Jangan mencegahku, atau aku akan memanggil Jerome dan itu akan berakhir buruk untukmu sendiri." Ucap Hoya menghunuskan tatapan tajam pada pengawal Darrel.

"Tapi nona muda-"

"Biarkan saja, lagi pula dia sudah diperbolehkan untuk pulang hari ini." Ujar Darrel yang datang bersama seorang dokter disampingnya.

Hoya hanya diam dan menatap datar Darrel. Kemudian Darrel melepaskan jas hitam dan memasangkannya pada Hoya. Hoya yang sekarang mengenakan kaos berwarna hitam dan rok pendek membuat Darrel khawatir.

"Aku tidak akan berterima kasih dengan sikap papah seperti ini padaku." Ucap Hoya.

"Aku tau, kali ini aku mengizinkan kamu pergi Hoya. Tapi ingatlah, jangan membuat masalah yang akan memicu kemarahan ku." Darrel mengatakan itu pada Hoya agar Hoya tetap menjaga jarak dengan Leonid.

Hoya diam dan langsung melangkah kakinya untuk pergi dari tempat itu. Hoya berjalan keluar dari rumah sakit, dan menunggu mobil yang akan menjemputnya.

Hingga mobil sport berwarna putih berhenti di depan Hoya, Hoya langsung membuka pintu mobil itu dan masuk ke dalam. Di dalam mobil memperlihatkan sosok Rey yang menjemputnya.

"Sekarang kakak mau kemana?" Tanya Rey.

"Antar aku ke cafe biasa." Ujar Hoya dan Rey pun menganggukkan kepalanya.

Setelah itu Hoya hanya diam menikmati jalanan yang padat, Hoya merasa sangat sesak. Hoya merasa lelah karena merasa kehidupannya selalu saja ada masalah. Hoya merasa tidak tenang karena Lavon dan Leonid bisa kapan saja celaka karena Darrel.

Hoya berharap bahwa Edith bisa kembali secepat mungkin, karena hanya Edith yang bisa menghalangi Darrel. Hoya mengepalkan kedua tangannya menahan emosi dan itu tidak luput dari mata Rey.

"Mamah, pulanglah cepat." Ucap Hoya dalam hati dengan perasaan yang sangat memohon.

Hingga tidak lama kemudian mobil mereka pun berhenti di sebuah cafe, Hoya pun keluar tapi sebelum itu Rey menahan tangan Hoya dengan menatapnya khawatir.

"Ada apa Rey?" Tanya Hoya dengan menatap Rey yang khawatir padanya dan hanya bisa diam.

"Aku baik-baik saja, terima kasih sudah mengkhawatirkan aku." Hoya tersenyum tipis karena Rey yang mengkhawatirkannya.

Setelah itu Hoya pun pergi meninggalkan Rey dan berjalan masuk kedalam cafe. Hoya berjalan menyusuri cafe, tapi tiba-tiba sebuah tangan menggapai tangannya dan membuat Hoya terkejut.

"Hoya? Lo disini?!" Ucap Marcel yaitu sosok yang menggapai tangannya itu.

"Marcel?!" Hoya terkejut saat melihat sosok Marcel dihadapannya.

Hingga Jojo dan Athena yang duduk yang cukup jauh dari tempat mereka sekarang berdiri melihat dengan wajah yang terkejut. Athena yang melihat Hoya pun langsung berlari dan langsung memeluk Hoya.

"Gue khawatir banget sama lo Hoya." Ujar Athena saat melepaskan pelukannya pada Hoya.

"Gue baik-baik aja." Hoya tersenyum hangat pada Athena yang sangat mengkhawatirkan dirinya.

"Gue senang lo baik-baik aja. Apa Leo udah tau lo udah keluar dari rumah sakit?" Tanya Marcel.

Hoya terdiam mendengar pertanyaan Marcel padanya. Hoya pun hanya menundukkan kepalanya. Athena pun menatap iba pada sahabatnya itu, kemudian Athena melihat ke arah Marcel dan Marcel pun menganggukkan kepalanya.

"Hoya, lebih baik kita duduk dulu, Jojo juga kayanya khawatir sama lo." Ucap Athena sambil menarik tangan Hoya menuju meja Jojo yang berdiri menunggu.

Marcel pun mengikuti di belakang dengan mengeluarkan handphonenya. Marcel hendak mengirimkan pesan pada Leonid untuk mengatakan bahwa Hoya ada bersamanya, tapi niat Marcel langsung di urungkannya.

Rose War (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang