"Aku minta maaf untuk yang tadi kak Erzan." Ucap Hoya yang sekarang duduk berhadapan dengan Erzan diseberangnya.
"Tidak apa-apa Hoya, syukurlah dia tidak menyadari bahwa aku sedang improvisasi." Ujar Erzan sambil tersenyum.
"Aku hanya ingin menekankannya sebelum persidangan di mulai. Aku juga minta maaf, sekali lagi Leonid dan keluarga kakak terlibat kekacauan keluargaku." Hoya tertunduk dengan perasaan bersalah.
Hoya sebenarnya tidak ingin melibatkan Leonid ataupun keluarganya, tapi karena keselamatan Leonid pun terancam dan Hoya tidak ingin melakukannya dalam diam lagi seperti dulu.
Karena itu Hoya mencoba mengandalkan orang lain untuk membantunya. Sosok Erzan yang lihai dalam hukum akan membantu Hoya dalam masalah ini meski ini akan memicu pertengkarannya dengan Darrel.
"Hoya, jika kamu tetap ingin aku menjadi ahli hukum mu dalam masalah ini. Apa tidak akan menjadi masalah dengan Darrel?" Tanya Erzan memastikannya.
"Ini keputusan ku sendiri. Lavon ataupun papah tidak mengetahuinya." Jawab Hoya tenang dan hal itu mengejutkan Erzan.
Sedangkan Erzan terkejut karena Hoya sangat berani bertindak sendirian tanpa rasa takut jika Darrel akan marah besar padanya. Di saat Erzan merasa khawatir, tiba-tiba pintu ruangan mereka terbuka memperlihatkan sosok Jerome dan Rey.
Erzan sudah mengetahui siapa itu Jerome dan Rey karena saat Rey menjemputnya di bandara, Rey sudah memberitahukan tentang mereka adalah bayangan Hoya yaitu pengawal setia Hoya.
Jerome dan Rey berdiri dibelakang Hoya duduk, kemudian Jerome memberikan sebuah berkas pada Hoya. Hoya pun membuka berkas itu dan kemudian memberikannya pada Erzan.
"Apa ini Hoya?" Tanya Erzan sambil mengerutkan keningnya.
"Kontrak kerja kakak yang menjadi ahli hukum ku." Ucap Hoya.
Kemudian Erzan mengambil berkas itu untuk membacanya dengan seksama. Sambil menunggu Erzan membaca berkas kontrak itu, Hoya meminum kopinya sembari menahan rasa sakit kepalanya yang sudah ditahannya sejak pertemuan dengan Helena.
Erzan membulat kedua matanya saat membaca isi berkas kontrak kerjasama itu. Erzan menatap Hoya sekilas yang sekarang menikmati kopinya, tapi detik kemudian Erzan merasakan tatapan tajam dari Jerome.
Perjanjian Kerjasama
1. Pihak pertama dan pihak kedua akan melakukan pembebasan pada Geo Abayna.
2. Pihak kedua tidak diperbolehkan untuk menggunakan bukti lain selain bukti yang diberikan oleh pihak pertama.
3. Pihak pertama akan mengawasi pihak kedua.
4. Pihak pertama akan memberikan perlindungan pada pihak kedua dalam mengusut kasus.
Perjanjian ini dibuat dalam keadaan sadar dan sah.
Pihak pertama : Hoya Putri Rebecca
Pihak kedua : Erzan Aldebar Handomo
"Boleh aku bertanya kenapa aku tidak bisa menggunakan bukti lain selain bukti yang diberikan olehmu Hoya?" Tanya Erzan dengan meletakkan berkas itu ke atas meja.
"Aku hanya melakukan ini agar lebih aman." Ucap Hoya tapi Erzan tidak paham dengan maksud Hoya.
"Aman?"
"Ya, aku tidak ingin kejadian dulu terulang lagi. Aku juga tidak ingin kakak laki-laki yang sangat di sayangi Leonid dalam bahaya karena aku."
KAMU SEDANG MEMBACA
Rose War (END)
Fiksi PenggemarLeonid Xavier Handomo adalah ketua DEVIL generasi ke-3. Anak bungsu dari dua bersaudara dan anak dari pasangan komandan TNI dan seorang guru. Leonid menjalani hari-harinya seperti biasa, hingga dia mengetahui kebenaran tentang keluarga seorang perem...
