Di depan pintu ruangan operasi memperlihatkan sosok Leonid yang tidak mengalihkan pandangannya dari pintu itu. Mata yang kosong tanpa ada yang tau emosi apa yang tersimpan didalam mata itu.
Keluarga Leonid dan Keluarga Hoya semua berkumpul, bahkan semua anggota ASMODEUS berkumpul menunggu operasi Hoya. Sebastian duduk dengan tangan yang mengepal dan perasaan takut akan kehilangan putrinya.
"Leo, kita harus bicara sekarang." Ucap Nicolas dengan menyentuh pundak Leonid.
"Jangan sekarang Nic." Jawab Leonid dingin, Nicolas pun tau bahwa emosional Leonid sedang tidak stabil.
"Leo, ini tentang Hoya dan Marcel. Kita harus bicara sekarang." Ucap Jojo yang ada disamping Nicolas dengan mata tajamnya.
Sedangkan Nicolas mendesah berat karena Jojo tidak melihat situasi yang tegang. Tapi apa yang dilakukan oleh Jojo adalah benar, karena Leonid harus tau secepatnya apa yang terjadi pada Hoya dan Marcel.
Leonid pun menatap tajam pada Jojo, kemudian Leonid menyentuh pintu ruang operasi itu dengan berat hati. Tapi detik kemudian Leonid berjalan menjauh dari ruangan itu dengan diikuti oleh Jojo dan Nicolas dibelakangnya.
Mereka bertiga berjalan di koridor yang gelap dan sepi. Langkah Leonid berhenti dan berbalik menghadap ke arah dua sahabatnya itu. Jojo bahkan sulit bertatapan langsung dengan mata tajam Leonid.
"Sekarang katakan, apa yang terjadi sama Hoya dan Marcel." Tanya Leonid.
"Kecelakaan Marcel disebabkan oleh Kayrie, mungkin sebentar lagi polisi akan datang kesini buat ketemu sama om Sebastian. Sekarang Kayrie dalam pengawasan polisi karena bokap dia seorang dewan, dan lo pasti tau bahwa Kayrie akan keluar dengan mudah." Jelas Jojo.
Leonid hanya diam. Kayrie sekali lagi meninggalkan jejak buruk pada DEVIL. Kayrie sudah berkhianat pada DEVIL, dia bahkan hampir membuat Hoya celaka. Sekarang Kayrie melakukan tindakan rendah lagi dengan mencelakai Marcel.
"Lalu tentang Hoya?" Tanya Leonid yang berusaha menahan emosinya.
Sedangkan Nicolas ragu untuk memberitahu Leonid kebenaran tentang Hoya karena jika Leonid mengetahui maka Leonid mungkin akan menggila. Nicolas khawatir karena Aldi dan Bara baru besok bisa kembali ke Jakarta.
Hanya Aldi dan Bara yang bisa menenangkan Leonid jika Leonid dalam kegilaan, karena hanya pada mereka berdua Leonid sangat patuh. Jika Leonid menggila maka markas ZERO akan dipenuhi dengan genangan darah karena Leonid.
"Katakan sekarang, jangan mencoba untuk membohongi gue. Atau lo akan berakhir buruk." Ucap Leonid.
"Leo. Apa lo sudah menyadari bahwa Amir mencintai istri lo? Gue rasa mustahil lo tidak menyadarinya Leo." Tubuh Leonid menegang dan tatapan penuh amarah terlihat saat mendengar ucapan Nicolas.
Nafas Leonid memburu, bayangan saat Amir menatap lukisan Hoya kembali membuat darah Leonid seperti mendidih. Tatapan yang akan melihat tubuh Hoya penuh nafsu membuat Leonid sangat marah.
"Tutup mulut lo sebelum gue hancurkan mulut lo itu! Hoya hanya istri gue. Bagaimana bisa gue membiarkan orang bangsat itu mencintai istri gue." Suara dingin dan serak membuat Nicolas dan Jojo merinding ketakutan.
"Oke! Maafkan gue! Tapi pada kenyataannya seperti itu Leo, meski lo membungkam mulut gue tapi itu adalah kebenarannya." Nicolas menghela nafas pasrah.
"..."
"Helena mengatakan bahwa tembakan Amir meleset dan hanya melukai pundaknya, itu semua karena Hoya menghalangi pandangan Amir. Tapi lo juga tau kan Leonid alasannya bukan itu." Tatapan Nicolas menajam dan perlahan menghampiri Leonid.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rose War (END)
Fiksi PenggemarLeonid Xavier Handomo adalah ketua DEVIL generasi ke-3. Anak bungsu dari dua bersaudara dan anak dari pasangan komandan TNI dan seorang guru. Leonid menjalani hari-harinya seperti biasa, hingga dia mengetahui kebenaran tentang keluarga seorang perem...
