Part 16

433 8 0
                                        

" Sebaiknya aku memantau nyimas gayatri dari sini saja " Gumam pangeran carbon ia memperhatikan sekeliling lalu balik lagi menatap gubuk tua di hadapannya. Tak lama pangeran melihat gayatri keluar dari gubuk itu dengan terburu buru pangeran hendak menghampiri nya namun urung dilakukan ia takut jika gayatri akan tambah marah dan membenci dirinya. Dan saat suara gayatri meneriaki namanya pangeran tersentak ia lalu manajamkan pendengaran nya.

" Pangeran.. Pangeran.. Arya.. Arya.." Teriak gayatri memanggil manggil nama pangeran matanya menelusuri sekeliling nya ia berlari kesana kemari dengan gelisah. Degub jantungnya berdebar tak karuan di satu sisi ia senang namun juga takut cinta nya akan pergi.

" PANGERAN.. " Teriak nya lagi kali ini gayatri tak mampu membendung air matanya. Ia terisak dan terjatuh berlutut ia menangis sejadi jadinya. Gayatri kemudian berjongkok memeluk lututnya menyembunyikan wajahnya yang tengah menangis pilu. Ia tak tahu harus bagaimana lagi mencari pangeran orang yang selama ini dicintainya orang yang membuatnya menolak perjodohan itu.

Seseorang menyentuh pucuk kepalanya dan mengusap nya pelan. Sontak gayatri mendongak ia menengadah melihat orang itu. Seketika tangisnya terhenti ia tersenyum menatap pangeran. Pangeran membalas senyum nya dan kemudian ia menyentuh bahu gayatri membantu nya berdiri.

" Ada apa nyimas memanggil ku dan kenapa nyimas menangis? " Bukannya menjawab gayatri malah memeluknya. Membuat pangeran tersentak ia terkejut dengan perubahan sikap gayatri padanya.

" Aku pikir kamu sudah pergi.. Aku pikir kamu tidak akan kembali.. "

" Aku tidak mungkin meninggalkan nyimas sendirian dalam keadaan terluka. " Memberi jeda ia melepaskan pelukannya dan menatap wajah gayatri yang lusuh akibat menangis jejak jejak airmata terlihat di wajah ayu nya.

" Maafkan aku telah membohongi dirimu nyimas. Namun itu semua kulakukan untuk menjaga misi perjalanan ku dan menjaga keselamatan kita " Lanjutnya sambil menghapus air mata gayatri.

" Kau sudah mengatakan nya tadi " Ucap gayatri tersenyum ia lalu menunjukkan sesuatu yang di pegang nya sedari tadi pada pangeran.

" Apa kamu mengenal benda ini? " Seketika pangeran terkejut ia bahkan tak dapat berkata kata.

" Dari mana kamu mendapatkan nya? " Lanjut gayatri bertanya

" Itu adalah milik kekasih ku " Ujar pangeran pelan.

" Siapa namanya? " Kening pangeran mengerut

" Gadis itu "

" Rayi " Gayatri menyunging kan senyum nya

" Aku memanggilnya Rayi " Jelasnya.

" Apa kau tahu dimana dia sekarang? " Pangeran menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.

" Dia berada di hadapan mu " Seketika matanya membelalak menatap gadis di hadapannya tak percaya.

" K.. kau "

" Iya pangeran aku adalah Rayi " Ujar gayatri menjelaskan ia tak mampu menahan senyum bahagia nya. Pangeran langsung menarik gayatri ke dalam pelukannya. Rasanya ia tak percaya bisa bertemu kembali dengan kekasihnya ia bahkan sempat berpikir ini hanya ilusi atau mimpi yang terasa nyata. Keduanya saling memeluk melepaskan kerinduan yang membuncah di hati masing masing. Akhirnya cinta pertama dapat kembali bersatu namun mereka tak menyadari bahwa tidak semua kisah cinta berjalan dengan mudah dan berakhir dengan bahagia.

" Tuanku pangeran " Panggil saka dan wira menginterupsi tindakan mereka. Mereka berjalan menghampiri tuannya. Pangeran lalu melepaskan pelukannya dan menatap tajam kedua pengawalnya.

" Mohon maaf tuanku pangeran hamba tidak bermaksud menggangu hanya saja kami berdua ingin benar benar memastikan bahwa kau adalah tuanku pangeran yang kami cari " Menghela nafas pangeran melirik gayatri lewat ekor matanya. Gayatri terlihat salah tingkah dan juga seperti menahan malu. Membuat pangeran tersenyum meski sekilas.

RANJANI_True Love Never EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang