" Iihhh Pangeran "
" Dasar nyebelin " Decaknya sebal. Tiba tiba chacha masuk ke dalam kamarnya dengan raut sedih. Anjani yang melihatnya mengerutkan keningnya tak mengerti.
" Kak anjani sebel sama chacha " Ucap chacha buka suara. Mendengarnya anjani paham mengapa chacha memasang raut sedih.
" Eh chacha bukan bukan gitu cha " Ucap anjani mencoba menjelaskan.
" Terus kenapa kakak tadi teriakin chacha nyebelin pas masuk kesini " Tanya chacha merengut.
" Itu.. Itu bukan buat kamu cha.. Itu.. Itu buat pangeran. Tadi dia masuk kesini sebelum kamu datang beneran deh " Jelasnya lagi dengan raut tak enak.
" Oh gitu.. jadi ka anjani gak jadi sebel sama chacha "
" Ya enggaklah cha kamu itu kan sepupunya pangeran, lagian yah walaupun aku sempet salah paham sama kamu tapi aku suka kok sama kamu.. Sama sekali gak ada perasaan benci atau sebel kok beneran deh " Mendengarnya chacha tersenyum lega.
" Hemm gitu.. makasih yah kak anjani udah mau jadi pacarnya kak pangeran "
" Kok kamu ngomong gitu sih? Gak usah pake makasih juga kali cha. Lagian nih yah aku itu belum jadi pacarnya pangeran "
" Loh kok gitu? Tapi kak pangeran tadi bilang.. "
" Iyah sih sebenarnya aku juga bingung cha soalnya aku ini masih punya tunangan. " Lanjut anjani memotongnya.
" Tunangan "
" Hu'um.. Pangerannya aja yang seenaknya mengklaim aku sebagai pacarnya "
" Tapi kak anjani suka kan sama kak pangeran " Tanya chacha penuh harap.
" Emm.. Ya perasaan aku sih iya aku suka sama pangeran tapi ya itu aku juga bingung untuk membatalkan pertunangan aku sama bara gimana "
" Ohh jadi nama cowok itu bara ya kak "
" Iyah. Eh tapi ngomong ngomong makasih yah kamu udah pinjemin aku baju "
" Iyah sama sama kak. Oh iya kakak gimana? Udah siap? "
" Maksud kamu? "
" Bukannya kakak mau pergi belanja sama tante rini? " Seketika anjani menepuk jidatnya.
" Oh iya aku sampe lupa. Eh tapi kamu kok tahu sih? "
" Chacha juga mau ikut ka. Sekalian chacha mau ketemuan sama gebetannya chacha "
" Gebetan? Kamu punya pacar? " Tanya anjani. Dengan raut tersipu chacha lalu menjawab.
" Iyah kak orangnya ganteng loh kak aku suka banget sama dia "
" Hemm.. Masa sih? "
" Iyah kak dia itu unyu banget makanya aku suka panggil dia oppa unyu "
" Ya ampun kamu tuh lucu banget sih masa pacar sendiri di panggil opa emangnya dia udah tua " Kekeh anjani menahan tawanya.
" Ihh ka anjani oppa itu bukan kakek tapi kakak dalam bahasa korea itu panggilannya oppa " Ucap chacha menjelaskan.
" Ohh hahaha aku gak tahu abis aku kan bukan orang korea cha " Sahut anjani menggaruk kepalanya. Tiba tiba terdengar suara deheman hingga membuat mereka menoleh.
" Ehem "
" Kak pangeran " Ucap chacha melihat pangeran yang tengah bersender di samping pintu kamarnya.
" Mau sampai kapan ngobrol disitu ayo berangkat " Ajaknya yang kemudian berlalu pergi.
" Iyah iyah "
KAMU SEDANG MEMBACA
RANJANI_True Love Never End
FanfictionKisah ini tentang antara cinta dan benci kisah cinta yang tak pernah mati. Pangeran yang hidup kembali di jaman modern demi menemukan cinta sejatinya, anjani yang tak pernah ia sadari bahwa mereka adalah sepasang kekasih di masa lalu yang terpisahka...
