" Eh pangeran berhenti berhenti " Ucap anjani menghentikan pangeran yang tengah mengayuh sepeda nya.
" Kenapa sih? " Tanyanya tak mengerti
" Itu " Tunjuk anjani yang mengarah pada pasar malam di dekatnya. Membuat kening pangeran mengerut tak mengerti
" Terus? "
" Ya ya gue mau kesana " Pinta anjani yang kemudian turun dari sepeda.
" Aduh anjani ngapain sih kesana? "
" Emang kenapa gak boleh? " Tanya anjani dengan raut kesal
" Ya bukan gitu mobil gue kan di parkiran taman lumayan jauh dari sini " Jelasnya
" Ya emang kenapa emang nya parkir disitu gak aman? "
" Bukan ini kan terlalu jauh lagian gue nyewa sepeda nya cuma sebentar cuma satu jam " Ucap pangeran menjelaskan
" Pangeran kan bisa di perpanjang kali nyewanya please yah gue pengen kesana udah lama banget nih gue gak pernah ke pasar malam " Menghela nafasnya pangeran berujar.
" Yaudah oke kita kesana tapi gue markirin sepeda ini dulu yah " Tersenyum kemudian mengangguk cepat
" Iyah "
" Lo tunggu disini oke " Mengangguk anjani tersenyum bahagia
" Jangan kemana mana " Ucap pangeran lagi
" Iyah iyah bawel " Dengan itu pangeran meninggalkan anjani sendirian.
Beberapa menit kemudian pangeran datang menghampiri anjani
" Lama banget sih? "
" Udah deh gak usah bawel parkirannya itu lumayan jauh dari sini "
" Oh gitu "
" Yaudah ayo masuk " Ajaknya yang kemudian mengamit tangan anjani menggandeng nya hingga memasuki area pasar malam.
" Heh tengil gue pengen naik itu lo mau ikut gak? " Tanya anjani yang ingin menaiki bianglala
" Lo serius mau naik itu? "
" Kenapa lo takut yah? "
" Gak siapa takut ayo " Dengan itu baik pangeran dan anjani sangat menikmati kencan mereka. Mereka mencoba berbagai wahana tak henti hentinya senyum mengembang di wajah anjani
' Rasanya bahagia banget melihat lo tersenyum kaya gini. Gue janji akan membuat lo bahagia selamanya dan gak akan membuat lo meneteskan airmata lagi ' Ucap pangeran dalam hati ia terus menatap anjani membuat si empunya menoleh kearah nya.
" Cowok rese lo ngapain sih ngeliatin gue kaya gitu? " Tanya anjani menyadarkan nya dari lamunan nya. Mereka tengah asyik bermain komedi putar.
" Eh gak apa apa gue seneng aja ngeliat lo tersenyum kaya gitu itu tanda nya lo udah sehat " Jawab pangeran gugup.
" Gue tersenyum kaya gini kan juga berkat lo makasih yah " Tersenyum kemudian mengelus pipi anjani sayang.
" Iyah sama sama "
" Abis ini kita kemana lagi? " Tanya anjani antusias
" Pulang lah " Jawab pangeran asal
" Pulang "
" Iyah tarsanwati lagian yah ini tu udah malem kasian kan aida nungguin lo dirumah "
" Oh gitu jadi dari tadi lo jalan sama gue tapi pikiran lo ke ka aida terus gitu? " Kata anjani dengan nada cemburu
" Eh kok malah nyambung kesitu sih? " Sahut pangeran tak mengerti
" Ya makanya jangan dulu pulang gue belum puas nih "
KAMU SEDANG MEMBACA
RANJANI_True Love Never End
FanfictionKisah ini tentang antara cinta dan benci kisah cinta yang tak pernah mati. Pangeran yang hidup kembali di jaman modern demi menemukan cinta sejatinya, anjani yang tak pernah ia sadari bahwa mereka adalah sepasang kekasih di masa lalu yang terpisahka...
