Part 22

378 7 0
                                        

" Eh pangeran berhenti berhenti " Ucap anjani menghentikan pangeran yang tengah mengayuh sepeda nya.

" Kenapa sih? " Tanyanya tak mengerti

" Itu " Tunjuk anjani yang mengarah pada pasar malam di dekatnya. Membuat kening pangeran mengerut tak mengerti

" Terus? "

" Ya ya gue mau kesana " Pinta anjani yang kemudian turun dari sepeda.

" Aduh anjani ngapain sih kesana? "

" Emang kenapa gak boleh? " Tanya anjani dengan raut kesal

" Ya bukan gitu mobil gue kan di parkiran taman lumayan jauh dari sini " Jelasnya

" Ya emang kenapa emang nya parkir disitu gak aman? "

" Bukan ini kan terlalu jauh lagian gue nyewa sepeda nya cuma sebentar cuma satu jam " Ucap pangeran menjelaskan

" Pangeran kan bisa di perpanjang kali nyewanya please yah gue pengen kesana udah lama banget nih gue gak pernah ke pasar malam " Menghela nafasnya pangeran berujar.

" Yaudah oke kita kesana tapi gue markirin sepeda ini dulu yah " Tersenyum kemudian mengangguk cepat

" Iyah "

" Lo tunggu disini oke " Mengangguk anjani tersenyum bahagia

" Jangan kemana mana " Ucap pangeran lagi

" Iyah iyah bawel " Dengan itu pangeran meninggalkan anjani sendirian.

Beberapa menit kemudian pangeran datang menghampiri anjani

" Lama banget sih? "

" Udah deh gak usah bawel parkirannya itu lumayan jauh dari sini "

" Oh gitu "

" Yaudah ayo masuk " Ajaknya yang kemudian mengamit tangan anjani menggandeng nya hingga memasuki area pasar malam.

" Heh tengil gue pengen naik itu lo mau ikut gak? " Tanya anjani yang ingin menaiki bianglala

" Lo serius mau naik itu? "

" Kenapa lo takut yah? "

" Gak siapa takut ayo " Dengan itu baik pangeran dan anjani sangat menikmati kencan mereka. Mereka mencoba berbagai wahana tak henti hentinya senyum mengembang di wajah anjani

' Rasanya bahagia banget melihat lo tersenyum kaya gini. Gue janji akan membuat lo bahagia selamanya dan gak akan membuat lo meneteskan airmata lagi ' Ucap pangeran dalam hati ia terus menatap anjani membuat si empunya menoleh kearah nya.

" Cowok rese lo ngapain sih ngeliatin gue kaya gitu? " Tanya anjani menyadarkan nya dari lamunan nya. Mereka tengah asyik bermain komedi putar.

" Eh gak apa apa gue seneng aja ngeliat lo tersenyum kaya gitu itu tanda nya lo udah sehat " Jawab pangeran gugup.

" Gue tersenyum kaya gini kan juga berkat lo makasih yah " Tersenyum kemudian mengelus pipi anjani sayang.

" Iyah sama sama "

" Abis ini kita kemana lagi? " Tanya anjani antusias

" Pulang lah " Jawab pangeran asal

" Pulang "

" Iyah tarsanwati lagian yah ini tu udah malem kasian kan aida nungguin lo dirumah "

" Oh gitu jadi dari tadi lo jalan sama gue tapi pikiran lo ke ka aida terus gitu? " Kata anjani dengan nada cemburu

" Eh kok malah nyambung kesitu sih? " Sahut pangeran tak mengerti

"  Ya makanya jangan dulu pulang gue belum puas nih "

RANJANI_True Love Never EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang