Part 30

271 4 0
                                        

Ranjani_True Love Never End

Part 30

Pangeran menyusuri lorong rumah sakit dengan gontai ia melangkah menuju kamar dimana gadis yang ia cintai tengah di rawat. Seulas senyum ia torehkan tatkala melirik bungkusan yang ia bawa yang di dalamnya berisi kan kue bolu dan juga ice cream coklat kesukaan anjani. Pasti anjani sangat senang menerima pemberian nya secara anjani sangat tidak suka makanan rumah sakit yah itulah yang pangeran pikirkan. Lama dengan pemikirannya tiba tiba pangeran sudah sampai di depan pintu kamar dimana anjani di rawat dengan perlahan ia membuka kenop pintunya. Samar samar ia mendengar suara tawa cekikikan dari dalam. Sedikit demi sedikit pangeran melihat celah di balik pintu yang masih belum terbuka lebar ia melihat anjani dan juga bara yang tengah tertawa dengan lepas nya. Tanpa menyadari kehadiran nya hatinya mencelos tatkala melihat raut wajah anjani yang terlihat berbinar di tambah mereka yang terlihat sangat dekat. Dengan perlahan ia menutup kembali pintunya berharap tak ada yang menyadari keberadaan nya.

Pangeran terdiam ia terduduk di kursi yang terletak di samping kamar anjani. Bungkusan yang ia bawa ia letakkan sembarangan di samping tempat duduk nya. Tiba tiba sebuah suara menyentak nya.

" Pangeran " Panggil aida membuat si empunya menoleh kearah nya.

" Eh aida "

" Kamu ngapain disini kenapa gak masuk aja " Tanya aida heran. Pangeran menundukkan kepalanya lalu tersenyum menatapnya.

" Gak apa apa gue cuma pengen duduk aja disini "

" Bohong " Ucap aida tak percaya

" Apa ini karena bara? " Lanjutnya bertanya

" Ya.. Gitu deh " Jawabnya dengan ambigu

" Emm.. Kamu udah ketemu sama dia " Tanya aida memastikan

" Belum "

" Kenapa? "

" Kelihatannya mereka lagi asyik sampe sampe mereka gak sadar kalo gue tadi mau masuk " Ucapnya malas

" Oh jadi kamu cuma buka pintunya abis tu gak jadi malah duduk di sini "

" Kenapa? Kamu cemburu? " Lanjutnya dengan senyuman menggoda

" Cemburu? Gue ama bara? Hih gak lefel " Ucap pangeran tak terima

" Pangeran aku tau kok kalo kamu itu lagi cemburu sama bara "

" Dari mana lo tahu? "

" Dari mata kamu. Mata kamu yang menunjukkan nya. Dan itu terlihat jelas dimata aku "

" Aneh kok lo bisa tahu yah Hemm jangan jangan lo naksir yah sama gue " Mendengar nya aida menundukkan kepalanya terlihat semburat merah di sekitar wajahnya.

" Yah nunduk lagi "

" Emm pangeran kalo gitu a..aida permisi dulu " Ucapnya dengan gugup kemudian berbalik hendak meraih pintu sebelum meraih nya aida menoleh menatap pangeran.

" A..Assalamualaikum " Ucapnya yang kemudian hendak memasuki ruangan anjani namun tubuhnya oleng menabrak seseorang dan hampir terjatuh kalau tidak ada bara yang menyanggahnya.

" Astagfirullahhalazdim.. b..bara " Ucap aida yang kemudian melepaskan pegangan bara pada tubuhnya.

" Eh sorry sorry.. Gue gak sengaja soalnya tadi gue gak tahu kalo lo mau masuk " Kata bara tak enak

" I..Iyah Gak apa apa kok lagian juga aku tadi yang salah karena gak lihat lihat kalo mau masuk " Jawab aida. merasa tak enak iapun memasuki ruangan anjani.

" Eh Ternyata ada lo pangeran " Ucap bara

" Ya emang nya gue gak boleh kesini? " Ucap pangeran ketus

RANJANI_True Love Never EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang