part 34

231 5 0
                                        

Ranjani_True Love Never End

Part 34

" Jadi begitu dokter kira kira berapa lama lagi ka aida dapat bertahan hidup " Tanya anjani pada dokter di hadapannya.

" Mungkin 6 sampai 8 bulan. Sebagai dokter aku tidak bisa mengukur hidup seseorang namun itu hanya prediksi dari hasil tes kanker aida yang ku lihat menujukkan sel kanker yang berada dalam otaknya berkembang dengan cepat. " Ujar dokter rudy menjelaskan

" Astagfirullahhalazdim " Ucapnya dengan nada tak percaya.

" Dengar satu satunya obat untuk nya saat ini adalah semangat hidup nya. Jika ia tidak memiliki semangat untuk melanjutkan hidup nya mungkin ia tidak akan bisa melawan kanker itu "

" Ya allah " Anjani menunduk meremas ujung baju yang ia kenakan.

" Beri ia dukungan dan beri ia dorongan yang kuat agar ia bisa menjalani semua ini dengan mudah. Jangan membuat nya merasa tak memiliki siapapun " Lanjutnya lagi

" Terima kasih dokter saya akan melakukan sesuai petunjuk dokter "

" Iyah "

" Kalau begitu saya pamit " Dengan itu anjani pun meninggalkan dokter itu.

***

Setelah kepergian gayatri dan raden wijaya menuju kerajaan demak tak lama datanglah kian santang juga maung bodas dan gading koneng dari kerajaan padjadjaran mereka telah diutus gusti prabu siliwangi untuk menghadiri pernikahan cucunya yaitu pangeran carbon dan putri prameswari.

" Selamat datang di kerajaan cirebon raden kian santang maung bodas dan gading koneng " Ucap patih wisesa yang di balas anggukan kepala dari ketiga nya. Sementara tak jauh dari sana terlihat ayana yang tengah membelalakan matanya dengan raut terkejut.

" Raden kian santang ada hubungan apa dengan kerajaan ini " Katanya tak percaya. Matanya tak lepas dari sosok pemuda yang ingin ia jadikan suaminya itu dulu. Terlihat raden kian santang maung bodas dan gading koneng memasuki istana cirebon lebih dalam lagi.

" Aku harus mengetahui nya lebih jauh " Gumamnya pelan yang kemudian menyusul nya memasuki istana.

Setibanya di tempat singgasana Gusti prabu cakrabuana raden kian santang langsung menunduk hormat pada kakandanya itu.

" Selamat datang ananda kian santang maung bodas dan gading koneng "

" Salam hormat ku kakanda. ananda kesini atas titah dari ayahanda untuk menghadiri perkawinan pangeran carbon dan nyimas prameswari "

" A..apa Jadi kian santang adalah adik dari gusti prabu cakrabuana dan itu artinya pangeran carbon adalah cucunya prabu siliwangi " Ucapnya tak percaya. Di balik tembok ia tengah bersembunyi. Tak berapa lama iapun berlalu meninggalkan tempat itu takut takut ada yang melihatnya.

***

Di sebuah gedung tua nan usang terlihat seorang gadis yang tertutupi kepalanya dengan tudung hitamnya. Ia melemparkan asal sebuah amplop coklat ke arah meja di hadapannya.

" Ambil itu dan berikan itu pada bara "

" Baik putri "

" Ingat jangan sampai ketahuan berikan itu secara hati hati tanpa sepengetahuan nya "

" Tapi putri jika saya boleh tahu apa isi dalam amplop ini? "

" Heh kau tidak perlu tahu. Lakukan sesuai perintah ku dan jangan banyak bertanya " Melirik bawahan nya yang terlihat hendak membuka amplop coklat itu

" CEPAT LAKUKAN " Titahnya berteriak menginterupsi tindakan bawahan nya itu. Dengan ketakutan dan terburu buru lelaki itupun berlalu meninggalkan bosnya.

RANJANI_True Love Never EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang