Part 28

270 6 0
                                        

" Aneh jelas jelas gue ngedenger dia ngomong tadi. Tapi kok aida malah bilang anjani gak ngomong apa apa sih " Ucap pangeran yang kini tengah duduk di kursi taman sendirian. Tiba tiba sukma datang menghampiri nya.

" Pangeran " Mendengar namanya di panggil pangeran mendongak. Melihat siapa yang memanggil namanya.

" Eh elo sukma.. kenapa lo baru nongol sih Hah? Lo tau gak anjani itu celaka gara gara dia menyelamatkan nyawa gue tapi lo malah gak nongol nongol " Decak nya sebal

" Padahal lo sendiri yang bilang sama gue kalo kita harus menjaga anjani tapi lo malah gak ada disaat anjani dalam bahaya " Lanjutnya membuat sukma nya menghela nafas

" Aku kesini bukan untuk mendengarkan keluhan mu. Ada sesuatu yang harus ku sampai kan pada mu "

" Kayaknya lo mulai serius nih. Mau nyampain apa? Hemm "

" Orang yang menabrak anjani tadi sebenarnya dia adalah orang yang ingin membunuh mu " Seketika matanya terbelalak

" M..Maksud lo gimana? Siapa yang mau membunuh gue? "

" Dia adalah kenza "

" APAA? "

" Tapi kenapa dia berniat membunuh gue? Bukan nya masalah gue udah kelar Hah? Gue udah ikhlasin si mika nikah sama dia " Ucap pangeran dengan heran.

" Ya memang kamu mengikhlaskan nya akan tapi bukan berarti mika begitu saja menerimanya. Di tengah pernikahannya dengan kenza dia melarikan diri saat tahu kamu pergi ke jakarta. Kenza mengira mika saat ini tengah bersama mu "

" Tapi apa lo udah menjelaskan nya bahwa gue udah gak ada hubungan apa apa lagi sama mika? "

" Aku sudah menjelaskan nya namun ia menolak untuk percaya. Pangeran sekarang ini musuh mu dan juga musuh anjani tengah mengicar kalian kau harus berhati hati untuk melindungi anjani kau harus tetap bersama nya " Ujarnya menyarankan.

" Kalo itu gue pasti bakalan melindungi dia. Eh tapi kenapa lo ngomong gitu? Lo gak mau apa bantuin gue menjaga anjani? "

" Aku bukan nya tidak ingin. Namun sepertinya akan sangat sulit jika aku harus masuk dan keluar dari tubuh mu secara terus menerus itu akan membahayakan dirimu. Karena dengan aku keluar dari raga ku kekuatan mu akan berkurang "

" Hemm iya juga sih " Jawab nya menganggukkan kepalanya

" Baiklah kalau begitu aku pergi " Hendak memasuki raga nya namun terhenti.

" Eh eh tunggu tunggu " Cegah pangeran membuat sukma nya berhenti.

" Gue mau nanya satu hal sama lo "

"..."

" Tadi gue gak sengaja denger kalo anjani ngomong tapi aida bilang anjani gak ngomong. Gue jadi berpikir kalo gue bisa mendengarkan suara hatinya. Apa lo bisa jelasin sama gue? " Ujarnya menuntut penjelasan.

" Soal itu aku tidak dapat memberitahukannya pada mu kau harus mencari jawaban nya sendiri " Dengan itu sukma pangeran memasuki raga nya kembali.

" Mencari jawabannya sendiri huh dasar si sukma rese pelit banget ngasih info ke gue aja susah banget "

***

" Anjani bagaimana keadaan kamu? " Tanya aida yang kini tengah duduk disamping bangkar anjani.

" Anjani udah baik baik aja kok ka " Jawab nya dengan tenang membuat aida menghela nafasnya lega.

" Syukurlah "

" Ka aida " Mendengar namanya di panggil aida menoleh menatap adik kesayangan nya itu.

RANJANI_True Love Never EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang