" Kalian saling kenal? "
Tanya anjani terkejut
" Kamu " Ucap tiara tak kalah kagetnya
" I.. Ini ada apaan sih? Lo berdua saling kenal? "
Tanya pangeran tak mengerti
" Loh pangeran apa kamu lupa kemarin itu aku sama anjani udah bertemu "
" Ketemu "
" Iyah kemarin anjani sama fitri sempat bertengkar dan kamu belain anjani. Masa kamu lupa "
" Iyah lo kenapa bisa lupa jelas jelas lo kemarin nolongin gue yang hampir jatoh karena sodara dia nih yang dorong gue " Sahut anjani menimpali
' Duh kenapa jadi ribet gini sih pasti nih kerjaan nya si sukma ' Batinnya
" Pangeran kok lo malah bengong sih? " Panggil anjani menyentak nya.
" I..Iyah gue baru inget sekarang " Jawab pangeran dengan dengan gugup
" Kamu tuh masih muda udah pikun " Ucap tiara sambil tertawa geli
" hahaha iya nih "
" Eh tiara "
" Iyah "
" Paman lo ada dirumah gak? "
" Maksud kamu ustadz khaidir? "
" Iyah "
" Ada kok di dalam ayo masuk " Hendak memasuki rumah namun terhenti karena suara pangeran
" Eh tiara "
" Ada apa lagi pangeran? "
" Bisa lo temenin anjani disini gak? Gue mau bicara empat mata sama ustadz khaidir "
" Emm.. Yaudah kamu ikut aku ke dalam biar aku antar kamu ketemu sama paman ku "
" Anjani lo tunggu disini yah "
" Pangeran " Panggil anjani menahannya dengan menarik bajunya. Entah mengapa ia tidak rela jika pangeran meninggalkan nya walaupun cuma sebentar.
" Cuma sebentar kok yah" Ucap pangeran menenangkan.
" Pangeran ayo " Ajak tiara yang di balas dengan anggukan kepala dan dengan itu pangeran memasuki rumah lebih dalam meninggalkan anjani sendirian di depan rumah itu.
***
" Akhirnya kamu datang juga cucu sang prabu " Ucap ustadz khaidir saat pangeran memasuki ruangannya. Mengerutkan kening nya pangeran bertanya
" Kok pak ustadz bisa tahu saya mau kesini "
" Tentu saja saya tahu "
" Pangeran kalo gitu aku tinggal yah kasian anjani di luar sendirian. " Pamit tiara yang sejak tadi hanya diam. Pangeran mengangguk mengiyakan.
" Ayo mari ikuti saya pangeran " Ajak ustadz khaidir memasuki ruangan praktek nya. Pangeran mengangguk dan kemudian mengekor di belakang nya.
" Ayo silahkan duduk " Menurut kemudian mendudukkan bokong nya di kursi panjang relaksasi khas untuk seseorang melakukan terapi.
" Berbaringlah supaya lebih nyaman "
" Kenapa harus berbaring nih pak ustadz jangan jangan mau macem macem nih sama saya " Ucap pangeran menyelidik. Menghela nafasnya ustadz khaidir berujar
" Saya serius pangeran bukankah kedatangan kamu kemari untuk mengetahui mimpi itu lebih jauh lagi? "
" I.. iya juga sih " Ucapnya yang kemudian berbaring
" Apa yang ingin kamu lihat? "
" Kalo bisa saya pengen melihat semua ceritanya pak ustadz "
" Itu akan memakan waktu yang cukup lama "
KAMU SEDANG MEMBACA
RANJANI_True Love Never End
FanfictionKisah ini tentang antara cinta dan benci kisah cinta yang tak pernah mati. Pangeran yang hidup kembali di jaman modern demi menemukan cinta sejatinya, anjani yang tak pernah ia sadari bahwa mereka adalah sepasang kekasih di masa lalu yang terpisahka...
