KENCAN??

92.6K 4.2K 139
                                        

HAPPY READING....

Ditengah udara terik dua anak manusia masih sibuk saling kejar-kejaran. Si pria terus tertawa dengan sesekali menggoda gadis yang mengejarnya,cmembuat si gadis sesekali memanyunkan bibirnya.

Pantai indah menjadi saksi kebahagian mereka berdua, kebahagian setelah mereka saling berjuang mempertahankan perasaan masing-masing, meski jarak dan waktu menghalangi. Pada akhirnya cinta selalu menemukan jalannya sendiri.

"Galang berhenti aku capek"teriak Luna dengan napas tersengal-sengal, Galang menoleh kearah Luna dan melihat gadis itu membungkuk mengatur napas diapun menghampiri.

"Baru segitu udah capek dasar males"ejek Galang, Luna menoleh dengan kening berkerut.

'Tring'

Bunyi logam yang saling bersentuhan, Galang mencari asal suara itu dan fokus melihat kearah Luna memperhatikan benda yang melingkar di leher gadis itu. Ia tersenyum saat mengenali benda dileher Luna sebuah kalung berbandul cincin dengan huruf (G) di tengahnya, ia tersenyum merasa begitu terharu dengan apa yang ia lihat, Luna merasa keaneha dengan tatapan Galang.

"Kamu liat apa?"tanyanya curiga, Galang tak mengendahkan pertannyaan Luna karena masih terpaku dengan benda silver itu.

Luna merasa risih dengan tatapan Galang, menoleh kearah sekitar yang tampak sangat sepi.

"Galang kamu liatin apa sih, kamu gak lagi mikir macam-macamkan"ujarnya sedikit panik, bukannya menjawab, Galang malah mengulurkan tangannya kearah dirinya.

"Galang kamu mau ngapain sih? aku teriak nih kalau kamu berani macam-macam"Luna kian panik saat ia akan teriak tiba-tiba.

"Ternyata kamu masih memakainya"ujar Galang tak mempedulikan kepanikan Luna.

"Maksudnya?"

"Tuh"Galang menunjuk kearah leher Luna, otomatis Luna mengikuti kearah tangan Galang dengan tangannya menyentuh benda silver itu.

"Eh"

Luna mulai menyadari apa yang dari tadi Galang perhatikan, buru-buru menyembunyikan kalung itu dalam bajunya.

"Kamu masih pakai kalungnya, aku pikir udah kamu buang semua hal tentangku, makasih"Galang tersenyum haru, Luna mengalihkan pandangannya.

"I-itu....a- a- aku mau kesana"luna berjalan menghindari Galang, trus berjalan menjauh tanpa sadar ombak mengenai kakinya, reflek ia mengangkat celananya agar tidak basah.

Luna tersentak kaget melihat Galang berjongkok didepannya.

"A-apa yang kamu lakuin Lang?"ujarnya terbata, Galang tak menjawab ia mencoba menyentuh kaki Luna, tepatnya memegang ujung celana gadis itu dan menggulungnya. Luna membulatkan mata melihat sikap galang ia hanya mampu terpaku. 'ini kaya drama yang pernah gue tonton, Galang melakukannya buat gue astaga ini bener2 so sweet'batinnya merasa terharu.

Galang tersenyum setelah menggulung celana Luna sebatas betis.

"Nah kalau gini kan celana kamu ga akan basah"ujarnya setelah bangkit dari jongkoknya, Luna masih terdiam dalam mode terpaku.

"Galang kamu"ujar Luna dengar mata berbinar atas perlakuan prianya, Galang pun tersenyum.

"Kamu ga harus ngelakuin itu Lang, aku kan jadi ga enak"Luna menggigit bibirnya malu-malu.

"Kalau aku ga kaya gitu, nanti mobil aku kotor gimana"

"Eh"Luna mengerjapkan matanya.

"Maksud kamu?"

SETULUS CINTA LUNA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang