Happy reading !
(Mulmed : Melvin)
Alfan merasakan ketenangan dalam dirinya hanya karena Merin sudah memaafkannya. Di sepanjang jalanpun,pandangannya tak lepas dari adik kesayangannya itu. Ia tersenyum dan menyalakan musik di mobilnya.
Lagu pernah dari Azmi memenuhi dalam mobil. Kenapa lagu ini cocok untuk perasaannya saat ini? Merin menghela napasnya dan segera turun dari mobil karena mobilnya sudah berhenti tepat di depan pintu rumah Merin.
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam,Alfan,Merin. Kemana Varo?"
"Kak Varo nganterin kak Rinda mah. Merin ke kamar dulu ya. Capek."ucap Merin dengan badmoodnya. Alfan juga pergi ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya.
Salshab
Merinkuh
Besok lo ada acara gak?
Merinda
Ga
Salshab
Temenin gue ke toko buku yuk
Novel inceran gue udah terbit nih
Merinda
Ya
Salshab
Kalo gamood gausah dilampiasin ke gue dong:(
Jangan sedih dong Rin
Rin
Diread doang taik.
Merin membanting hpnya pelan dan menelungkupkan wajahnya. Ia benci situasi ini,ia sangat membenci Melvin.
"Mending gue gamon sama Alan daripada gue di PHP kayak gini. Gue benci lo Vin!!"lirih Merin. Merin sangat merasakan sesak di dadanya,baru kali ini ia merasakan sakit yang sangat dalam.
Ceklek..
"Rin."
"Ada apa bang?"tanya Merin kepada Alfan yang masih berdiri di ambang pintu.
"Nanti mau ke pasar malam gak?ada bianglala loh."seru Alfan. Bianglala adalah wahana favorit Merin ketika ia berada di pasar malam ataupun festival.
"Abang tau darimana kalo ada pasar malam?"
"Ada spanduknya di jalan,kamu sih nglamun mulu. Ada masalah hm? Mau crita?"tanya Alfan menghampiri Merin dan membelai rambut Merin.
"Gue ngrasain apa itu cinta datang terlambat. Tapi bang,dia selalu bilang sayang ke Merin, dia perhatian ke Merin,dan dia selalu bilang kalo dia bakal buktiin sayangnya ke Merin. Walaupun Merin selalu cuek sih. Tapi kalau dia sayang Merin,harusnya dia berjuang dong buat aku bukan malah jadian sama yang lain."ujar Merin. Alfan menyimak cerita adiknya itu dan tersenyum. Ternyata adiknya ini sedang merasakan jatuh cinta.
"Dek,ada kalanya cewek harus menyadari kesalahannya. Ketika seseorang memberi sebuah perhatian,setidaknya hargain sedikit bukan malah cuek. Karena seseorang akan merasa usahanya sia-sia ketika ia memberikan perhatian kecil namun tidak pernah dihargai.Tapi dalam masalah kamu ini,lebih baik kamu jauhi dia saja. Dia gak pantas bahkan sangat bodoh untuk menyakiti adik kakak ini. Kalo kakak ketemu dia,pasti akan kakak hajar."
"Abang ketemu badut aja takut,gimana bisa ngehajar orang?"ucap Merin membuat Alfan menatapnya tajam. Merin tertawa kecil melihat ekspresi kakaknya yang satu ini.
"Kamu buka kartu aja sih. Awas ya abang balas."ucap Alfan semakin mendekati Merin dan menggendongnya ke ranjang. Alfan menggelitik adiknya itu dan Merin tertawa kencang karena geli hingga hampir kehabisan napas.
KAMU SEDANG MEMBACA
MERVIN ( COMPLETE )
Fiksi RemajaAntara senja dan pelangi, siapa yang paling berpengaruh dalam kehidupan? "Senja selalu hadir setiap hari membawa warna jingganya yang tenang. Tidak seperti pelangi yang hadir hanya sesaat meskipun membawa banyak warna. Gue pikir lo kayak senja yang...
