Katanya

2.8K 368 7
                                        

Kata nya jatuh cinta itu gak enak. Bikin sakit. Sakit kepala, sakit jantung, sakit perut, dan sakit kaki.

Katanya..

Tapi Lisa gak ngerasain sakit itu. Dia malah mau pusing kalo cium bau parfum doi, jantung yang rasa dangdutan, perut mules, kaki jadi lemes.

Itu kalo lagi gak sengaja ketemu.

Tapi nyatanya Lisa nyesel. Jatuh cinta gak semudah itu. Gak sesenang yang ia rasakan.

Tapi sesakit apa kata orang.

"Kan udah mbak bilang. Jatuh cinta itu ya resikonya patah hati dek."

Lisa cemberut, merebahkan kepalanya dimeja makan. Sementara kakak perempuan nya lagi berkutat di depan kompor, lagi masak.

Ibu masuk membawa sekresek sayur mentah, sambil terkekeh menggelengkan kepala menatap Lisa.

"Dengerin kata mbak mu. Lagipula ibu kan juga udah pernah bilang. Kalo bisa punya temen aja. Jangan sampe jatuh cinta."

"Dih gimana mau ngajak temenan. Lisa 'kan awalnya biasa aja. Gak terlalu mikirin cowok atau apalah itu. Coba aja Mbak Jisoo gak ngajak aku buat nemenin dia pengarahan sama maba. Aku kan gak mungkin ketemu."

Jisoo terkekeh, sementara Ibu mengangguk paham. "Jadi jatuh cinta pandangan pertama? Sama adek tingkat?"

Lisa mengangguk, masih dengan bibir yang dikerucutkan.

"Lagian cuman disenyumin doang udah jatuh cinta. Gimana sih kamu? Baperan banget."

"Ya gimana dong! Senyum nya manis banget!"

Ibu dan Jisoo tertawa, menggeleng tak habis pikir pada Lisa.

"Emang siapa sih namanya? Ajak kerumah dong" kata ibu Lisa.

Lisa sontak menegakkan badan. Menggeleng keras, sementara Jisoo berbalik panik.

"Gak bisa bu. Masa pacar orang di bawa kerumah" kata Jisoo diangguki Lisa.

Ibu mengerjap, detik kemudian mengangguk paham sambil tersenyum.

"Ibu pikir kamu uring-uringan karena sulit nahan rasa suka. Tapi karena kenyataan kalo cowok yang kamu suka punya pacar yaa?"

Wajah Lisa mengendor, ia mengangguk lemas.

"Parahnya lagi ya bu. Pacar dia itu adek kelas Lisa waktu SMA. Mana dulu Lisa galak banget di SMA waktu jadi ketua ekskul modern dance. Dan itu cewek yang sering jadi sasaran kegalakan Lisa"

Ibu menoleh pada Lisa, "serius? Wah berarti rumit banget dong. Gimana pas pacarnya inget kamu, terus nyeritain ke cowok nya kalo kamu dulu jahatin dia. Ih kan jadinya kamu dijauhin" ucap Ibu semakin membuat Lisa bad mood.

"Pokoknya Lisa mau move on aja! Gak enak!"

Ibu sontak tertawa, ia mendekat kemeja makan sambil membawa keranjang sayur.

"Yaudah sana move on sama abang nya Hanbyul" kata Ibu Lisa.

Jisoo berbalik setelah mematikan kompor. Ia berjalan kearah kulkas di belakang Lisa.

"Seru tuh. Jadi pacar Lima langkah. Lagian 'kan Hanbin udah nungguin kamu dari SMA" kata Jisoo disetujui Ibu.

Lisa menggeleng, "nggak mau. Bang Hanbin suka main cewek!"

"Dih siapa bilang? Nggak tuh. Dia cuman suka temenan orangnya kan friendly banget. Kamu aja yang buta. Masa cowok playboy mau bertahun-tahun nungguin satu cewek" kata Jisoo.

Ibu terkekeh, "lagipula ibu seneng kok sama Hanbin. Baik banget. Rela nganterin nasi padang pas hujan deres."

"Iyalah orang pake payung terus cuman jalan lima langkah doang" sahut Lisa.

Jisoo menjentikkan jarinya, "makanya itu. Kalo tau hujan deres, rumah juga sebelahan. Kenapa gak nunggu hujan reda. Kenapa malah buru-buru?"

Ibu mengangguk, "saking mau nganter Lisa makanan biar Lisa gak kelaperan"

Lisa merengut, "enggak ya, pokoknya Lisa gak mau. Udah enakan gini."

Jisoo mendelik, "enakan apanya? Enak suka diam-diam gitu? Katanya tadi mau move on."

Lisa mengambul nafas kecil. Ia menunduk lemah.

"Iya sih, tapi gimana ya... rasanya itu pingin nambah lagi..."

Ibu dan Jisok mengerjap, heran pada anak gadis satu itu.

"Apanya?" Tanya Ibu.

Lisa mendongak, mengulum bibir. "Rasanya pingin nambah mulu. Rasanya terlalu enak."

"Jatuh cinta nya yang enak?" Lisa mengangguk.

"Lisa pingin nambah lagi. Pingin ketemu dia terus.."

Ibu dan Jisoo menghela nafas.

"Yaudah terserah kamu. Kalo nanti malah jadi patah hati yang paling dalem. Jangan sampe uring-uringan terus gangguin ibu sama mbak Jisoo ya.."

"Terus aku gangguin siapa dong?"

"Mas Hanbin aja sana. Kan dia udah selalu stand by bahu buat kamu"

"Ih gak mau!!!"

☘☘☘

Gua bikin apaan dah wkwkwk



STORIES OF HERCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang