"Mr. Kim"
Seorang pria paruh baya yang sedang menatap pemandangan dari balik jendela besar dibalik meja kerja nya itu berbalik, tersenyum ramah menatap Lisa.
"Kau datang, Lisa. Bagaimana kabarmu?"
Lisa mengangguk, kakinya melangkah mendekat duduk dikursi kerja milik Mr. Kim. Sementara Mr. Kim dengan sigap menunduk hormat dihadapan Lisa.
Lisa mengangkat tangan nya. Memberi arahan pada Mr. Kim agar duduk dikursi diseberang meja besar itu.
"Sepertinya sesuatu telah terjadi. Ada apa?" Tanya Mr. Kim setelah duduk dikursi.
Lisa menghela nafas kecil, ia menyandarkan tubuhnya. Mencari posisi terenak disana.
"Salah satu Daimon sedang mencoba membuat rencana. Dia menceritakan sesuatu yang menarik perhatian seorang manusia. Dia mencoba untuk membuat manusia menjadi mata nya."
"Dan siapa itu?"
"Kim Taehyung"
Kening Mr. Kim saling bertaut. Ia melepaskan satu kancing jas tuxedo nya. Mencoba santai sambil memikirkan perkataan Lisa.
"Taehyung? Maksudmu si Daimon lemah?"
Retina Lisa menajam kala Mr. Kim dengan santainya mengutarakan perkataan nya.
"Jangan lupa. Kau hanya Squire biasa. Squire biasa tidak bisa melihat tingkatan Daimon."
Mr. Kim sontak bangkit. Menunduk hormat, meminta maaf atas kesalahan nya.
Memang benar, dirinya adalah bangsa Squire dikalangan biasa. Hanya bisa melihat Daimon sebenarnya dalam sekali tatap. Tapi tidak bisa melihat didalam tingkatan apa Daimon tersebut.
Lisa kembali menghela nafas kecil, ia mengalihkan pandangannya. Memutar kursi besar tersebut mengarah pada jendela besar.
"Aku butuh tempat baru untuk mencari tenaga."
"Digedung selatan. Disana aman. Tak ada yang berani kesana" kata Mr. Kim yang kini sudah kembali duduk.
Lisa mengangguk, menghirup sinar matahari yang menerpa dirinya melewati jendela besar tersebut.
"Kau bisa disini. Kurasa disini cukup aman" Lisa membuka matanya, ia menggeleng.
"Aku tidak ingin mendengar gosip bahwa aku mengencani pria tua."
"Kata siapa?" Detik kemudian cahaya kilat terang berwarna ungu menerpa sisi wajah Lisa.
Lisa tersenyum tipis, ia kembali memejamkan mata sebelum Mr. Kim yang sudah berubah fisik menjadi pria muda itu berbicara.
"Kau bahkan lebih tua 378 tahun dari ku"
Lisa terkekeh, "ya kau benar. Jadi kau harus hormat padaku, Hanbin."
Mr. Kim adalah panggilan untuk pria paruh baya yang menjadi dosen disana. Sementara Hanbin, adalah fisik yang sebenarnya dari Mr. Kim yang menyamar didunia manusia.
"Aku lelah Lisa. Hukuman ini membuatku menjadi pria yang harus bisa berbicara dewasa."
"Kau memang harus dewasa, Hanbin. Kau pria berumur dua ribu tahun lebih."
Hanbin menghela nafas, ia bangkit melepaskan jas juga kemeja putihnya. Menyisakan tubuh atasnya tanpa sehelai benang pun.
Ia kemudian berjalan mendekat pada Lisa. Tepatnya berdiri dihadapan jendela.
"Permisi nona. Aku akan berjemur" setelah itu sinar keunguan kembali terlihat. Menerpa wajah Lisa.
Lisa memejamkan matanya sesaat. Kemudian kembali dibukanya, untuk melihat punggung Hanbin yang kini sudah memunculkan sayap hitam besar.
KAMU SEDANG MEMBACA
STORIES OF HER
Hayran KurguRANDOM STORIES OF HER, LALISA MANOBAN. [Ini cerita lapak pertama yang aku buat, jadi maaf kalau kepenulisan nya berantakan :))]
