Aku terlambat.
Terlalu lama untuk menyadari hal-hal kecil
yang seharusnya tidak mungkin terlewatkan.
Semua ada di sana, dalam unggahan, dalam kata-kata yang terlihat biasa, tapi sebenarnya penuh makna.
Kode-kode halus yang kini terasa begitu jelas.
Tentang kalian yang ternyata belum benar-benar selesai.
Dan aku memilih untuk tidak melihatnya.
Aku merutuki diri sendiri.
Gadis bodoh.
Kekasih macam apa aku ini, sampai hal sesederhana itu pun tidak mampu kubaca?
Atau... aku memang sengaja menutup mata?
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
ContoSebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
