Semuanya terjadi tepat di depan mataku. Tanpa peringatan, tanpa kesiapan.
Entah kenapa, langkahku berhenti di lampu merah itu. Dan di sana, aku melihatmu.
Bukan sendirian.
Di dalam mobil, bersama dia.
Kepalanya bersandar di pundakmu dengan begitu nyaman.
Dan kau... menatapnya, dengan senyum
yang tidak pernah salah kutafsirkan.
Senyum kagum itu, yang dulu kupikir hanya milikku.
Waktu terasa berhenti.bTapi tidak dengan hatiku.
Yang perlahan jatuh... tepat di tempat yang sama.
Jadi... inikah yang kau maksud dengan sibuk?
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Short StorySebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
