52. pilihan yang sulit

368 48 6
                                        

Happy reading!!!













"Kamu yakin akan pergi sekarang juga?"tanya Jennie dengan lirih ketika ia saat ini berada di bandara untuk mengantar kan yejin untuk pergi kembali ke Negera orang lain

"Tentu saja" balas yejin dengan Tersenyum

Jennie menatap yejin dengan tatapan sedih, "kenapa, kau tidak mau tinggal disini? Aku baru saja bertemu dengan mu, kenapa kau mau pergi lagi, kau tahu aku sendirian disini"sendu jennie, yejin tersenyum lalu memeluk Jennie

"Aku akan mengunjungi mu nanti"

Jennie meneteskan air matanya, "hiks...aku mohon jangan pergi"Isak Jennie

"Kau jangan menangis,aku punya tujuan tinggal disana, aku akan datang kesini jika aku tidak sibuk"

"Aku kesepian,"lirih Jennie,

"Aku minta maaf,"pekik yejin

"Kau tidak salah apa-apa"balas Jennie,

"Aku tidak bisa menemani mu"

Jennie tak menjawab,

"Maaf, aku tak bisa lama-lama disini, aku permisi untuk pamit"ucap yejin sembari melepaskan pelukannya pada Jennie

Yejin memberikan sesuatu di dan menaruhnya di telapak tangan Jennie, "ini gelang kita, makasih untuk apa yang pernah kau lakukan untuk aku, aku akan menghubungi mu setiap saat, aku menyayangi mu lebih dari apapun"

Jennie lantas kembali memeluk yejin kembali, "yejin, Hikss,,,aku harap kau cepat kembali"

"Tentu saja, Aku pamit Jennie" yejin lepaskan pelukan itu, lalu memegang koper nya dan melangkah dari hadapan Jennie,

"Sampai jumpa"yejin melambaikan tangannya pada Jennie lalu, sepenuhnya tubuh yejin hilang.

Jennie tersenyum, "aku harap kau selalu bahagia, aku bangga pada mu, kau mampu melepaskan dia. Kau berhak mendapatkan yang layak untuk mu disana, sampai bertemu kembali. Aku juga menyayangi mu"

.

"Terimakasih, Taehyung" ucapan lirihan kembali terbuka dibibir yejin. Yejin menyenderkan kepalanya, menatap keindahan alam di balik jendela pesawat nya.

Yejin tak kuat menahan semuanya, ia kembali meneteskan air mata nya. Ia sangat mencintai Taehyung sekali, ia juga yakin Taehyung masih mencintai nya,tapi gadis itu sudah berhasil membuat posisi nya tergeser di hati Taehyung

Yejin menghapus air matanya, membayangkan ingatan memori atas kejadian bersama Taehyung yang lalu, Ia sama sekali tidak kuat menahan gejolak yang benar-benar sakit di dalam dada nya

Yejin bahkan meremas baju nya, "aku minta maaf, Aku nyesel"

"Aku tahu apa yang aku pilih salah dari awal,tapii itu cita-cita aku, aku harus rela kehilangan cinta sejati ku demi cita-cita ku,maaf!"

Saat itulah, yejin merasakan penyesalan yang begitu dalam karena telah membiarkan seseorang pria yang mencintai nya begitu dalam merasakan kesedihan

My BoyfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang