56. Hasil Yerin

281 34 0
                                        

Sebelumnya aku pernah publik cerita ini kan sejak 3 bulan yg lalu. Entah, aku sendiri pengen banget nge' publikasi lagi. Mau ngelanjutin yg lover itu rada-rada ga mood buat nulis. Makanya aku publikasi lagi. Cerita nya udh end. Tapi, tenang aja ada beberapa part lagi yg akan ditulis.

Percintaan Yerin ga terhenti sampe sini, masih berlanjut.

Happy reading!!!

"Yerin, kamu cantik"

Gadis yang kerap di sapa yerin tersenyum manis mendapatkan pujian kecil dari seorang gadis yang selama ini selalu ada untuk nya.

"Terimakasih, Kamu juga cantik, naeyon." Balasnya dengan senyuman ciri khasnya.

Mereka berdua saling berbalas tersenyum yang terlihat di pantulan kaca. "Aku tidak menyangka, perjuangan kita akan selesai Sampai disini" ucap gadis bergigi kelinci. 

Yerin lantas memegang lengan naeyon yang telah bergelayut di lehernya, Yerin sendiri mendongkak menatap naeyon, "ia, tak terasa,"

Yerin sendiri kemudian melunturkan senyuman, membuat raut wajah naeyon seketika juga berubah, "ada apa, yerin?" Tanya naeyon. Yerin menggeleng serta tersenyum tipis, "aku merindukan nya"lirih Yerin.

Naeyon yang mengerti perasaan sahabat nya ini kemudian mengelus bahunya. Naeyon melirik yerin dari pantulan kaca. Wajah nya juga ikut sedih mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.

Setelah kepergian Taehyung. Yerin berubah, menjadi lebih murung dan jarang berbicara. Yerin juga sering menghabiskan waktunya untuk bergelayut pada buku-buku.

Tiada henti nya untuk yerin menghabiskan waktu nya untuk buku. Berkumpul dengan yang lain saja yerin selalu menolak dengan alesan untuk belajar.

Selama beberapa bulan ini juga, yerin giat untuk bisa terlihat mendapatkan nilai tinggi. Belajar dan belajar.

Naeyon melihat nya waktu itu kasian, Yerin terlihat sangat berbeda, tapi naeyon sendiri ga bisa untuk melarang apa yang yerin inginkan.

Sekarang. Tibalah saat nya, dimana kali ini Yerin dan Naeyon sedang berwisata ke daerah Jawa tengah untuk menghadiri acara perpisahan disekolah.

Saat ini juga. Yerin dan Naeyon sudah tampil cantik dan sempurna dengan balutan seragam kebaya dengan warna yang sama.

Wajah mereka yang cantik telah terbaluti oleh beberapa makeup yang kini menjadi kan keduanya semakin terlihat seperti bidadari.

"Yerin. Hari ini adalah hari yang kita tunggu-tunggu. Aku mohon, jangan menangis," naeyon kemudian menghapus air mata Yerin yang sudah jatuh, "Kau tau. Makeup itu mahal, jika luntur kau harus bayar lagi,"kata naeyon yang membuat yerin terkekeh kecil.

Yerin kemudian memegang tangan naeyon, "Makasih banyak, ya, naey. Selama ini masih terus jagain Yerin,"sendu Yerin.

Naeyon tersenyum manis serta haru, "seharusnya, aku, rin. Aku yang berterima kasih. Waktu dulu aku pernah mau melukai mu, tapi, kamu sendiri masih mau berteman seorang penjahat seperti aku"

Yerin menggeleng, "kau orang baik. Sangat baik. Aku berterimakasih sekali pernah bertemu dengan mu,"ungkap Yerin dengan pelan.

My BoyfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang