Happy reading!!!
Disinilah Sekarang ...
Dimana tempat yang di impikan nya telah terpijak oleh kaki nya tepat hari ini.
Gadis Dengan busana yang sederhana mulai berjalan keluar dari area kawasan bandara internasional di Jerman.
Yerin bersama dengan kedua sahabatnya melangkah dengan menggeret salah satu koper miliknya.
Sebelum sempurna keluar dari bandara, Yerin sempat mengeluarkan sesuatu yang waktu itu diberikan oleh seseorang.
Papa Taehyung.
Pria itu memberikan sesuatu yang memudahkan ia untuk berjumpa dengan sang kekasih.
Ini Waktu nya. Setelah menahan rindu yang amat dalam selama bertahun-tahun kini akan tertunaikan oleh pertemuan bersama orang yang Cintai.
Impian nya untuk menyusul cinta nya di negri ini sudah dituntaskan.
Yerin memandang itu dengan perasaan yang tak bisa dibendung saat ini.
Perasaan nya campur aduk semuanya. Yerin berjalan sembari menempel kan benda yang ditanganya ke dada miliknya.
Yerin menunduk, lalu kemudian menatap kedepan dengan mata yang berkaca-kaca.
Ia membayangkan bagaimana jika bahagia nya dia bertemu dengan kekasih yang ia rindukan saat ini.
"Aku udah disini, Hyung. Tunggu, ya." Batin Yerin.
Tiba nya di apartemen. setelah perjalanan nya menempuh waktu yang lumayan lama membuat mereka semua kelelahan.
Menghempaskan dan mengistirahatkan tubuh adalah waktu yang pas untuk kegiatan mereka saat ini.
"Yerin,"
"Ia, nay?"
Nayeon menghempaskan tubuhnya di kasur apartemen.
"Udah tau keberadaan Taehyung? Mau mencari nya kapan, sekarang?"
"Tidak, aku cape. Aku sudah punya alamat dimana Taehyung tinggal, nay, ini kota Jerman. Kita bahkan ga tau jalan mana yang harus kita langkah untuk mencari Taehyung. Jerman itu luas" pekik Yerin dengan menghela.
"Kita sudah di jerman, kamu ga perlu mencari nya lebih jauh. Semoga saja bisa dipertemukan lain waktu. Dah, istirahat. Menghitung hari kita harus kuliah di sini. Ah, rasanya tak menyangka aku"
Yerin melirik nayeon, "begitulah. Aku juga bahkan ga menyangka, nay"
"Aku ga sabar, nay" lirih Yerin. Ia kini menatap atap langit apartemen
"Sejak lama rindu ini tidak terbendung. Mungkin akan sebentar lagi berakhir" helaan nafas Yerin keluar.
"Udah. Lebih baik kita istirahat dulu. Besok kita akan cari, bagaimana?" Usul nayeon.
"Hmm .. kita harus menjumpai pemilik apartemen ini terlebih dahulu. Kita akan tinggal disini selama 2 tahun"
"Tanpa menunggu 2 tahun kita juga bisa, Rin"

KAMU SEDANG MEMBACA
My Boyfriend
Fiksi PenggemarTakdir. Aku mungkin sangat percaya itu semuanya. Sampai saat ini aku bahkan merasa sangat bahagia atas takdir yang kini telah mempertemukan ku pada pria Yang tak aku kenal sebelumnya. Mungkin terlalu aneh, jika pria itu Mencintai ku Dengan begitu c...