39 - SURAT PERTAMA YANG DI ABAIKAN

391 35 25
                                        

⛓️Selamat membaca⛓️

•Sufian Suhaimi-Terakhir•

request lagu dari aku, biar lebih mendalami aja.

***

Cakra menyetel gitar yang ada di pangkuan nya, sekarang dia berada di taman rumah sakit, duduk sendiri di bangku taman tanpa siapa-siapa.

Rumah sakit sudah menjadi rumah kedua bagi Cakra, sejak kembali bertemu dengan orang-orang berharga di hidup nya, entah kenapa dunia nya semakin suram.

Mungkin jawaban atas kesuraman yang dia rasakan adalah karna orang-orang berharga itu tidak seperti dulu lagi, sudah berbeda. Cakra memetik senar gitar dengan jari nya, melihat keadaan taman yang memang sepi dan tenang.

Langit terlihat mendung, namun hujan belum turun, hampa, itu yang dia rasakan, benar-benar sendiri, tersiksa karna sebuah kutukan dari dosa keluarga nya yang telah tiada, hidup nya sangat amat suram, mengerikan dan sangat tidak menyenangkan.

Membentuk beberapa kunci di senar, dia menyanyikan lirik lagu yang sudah lama tidak dia suarakan.

Melepaskanmu.

Cakra menghela nafas untuk memberi rasa legah yang selalu ingin dia rasakan.

Bukan mudah bagiku untuk melalui semua ini.

Menatap langit sore yang semakin mendung, dia kembali bersenandung.

Pabila kenangan kita mengusik jiwa dan hati.

Kala malam tidurku tak lena mengenangkanmu.

Dia tersenyum pahit, sejak di lahirkan ke dunia, adalah sejak terkutuk bagi nya, dia menyesal memiliki takdir seperti itu, menyiksa diri nya sendiri dan menyiksa orang lain.

Ku cuba pertahankan.

Separuh jiwaku hilang ikut terbang bersamamu.

Episod cinta hitamku kini berulang kembali

Berulang kembali menguasai diriku ini.

"Dar"

Gumam nya pelan, masih dengan irama gitar yang dia petik, tersenyum, memori tentang kejadian-kejadian mengerikan itu kembali tergiang di kepala nya, semua salah nya, itu yang Cakra pikirkan.

"Kalau aja gue nggak di lahirkan, kalau aja mama kepikiran buat gugurin gue, pasti semua bakal baik-baik aja !"

Rintik hujan mulai turun seiring dengan melodi yang tercipta dari petikan jari Cakra.

Oh Tuhan, ku mahu yang terbaik,
Terbaik buatku, insan kerdil ini

Oh Tuhan, noktahkan kehilangan ini
Munculkan dia, dia terakhir buatku...

"Dar cuma lo Dar , elo"

Huuooohh...

Diri nya yang lemah mulai terlihat menitikkan sebutir air mata, dia rindu semua yang dulu.

Di tengah hujan dan hembusan angin, Cakra melontarkan lirik yang benar-benar membuat nya jatuh.

Melepaskanmu...

Bukan mudah bagiku untuk melalui semua ini..

Lelaki itu memejam kan mata nya, andai dia bisa mengubah takdir, dia lebih memilih untuk mati.

 LASKAR [ COMPLETE ] ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang