Laskar mengerjap-ngerjap kan mata nya, cahaya matahari menyilaukan penglihatan membuat dia harus pandai mengondisikan keadaan.
"Terang banget kamar gue?" batinya heran.
Di hari-hari sebelum nya saat dia bangun pagi siang atau bahkan sore pun seingat pikiran lelaki itu tidak seterang ini rasanya, dan pinggang, pinggang Laskar juga sakit, pegal.
Tidak mungkin jika kamar luas nya cosplay menjadi kamar yang sempit dan seperti tidak ber atap.
Laskar mengumpulkan nyawanya, setelah yakin jika nyawa nya sudah benar-benar terkumpul, lelaki itu membuka mata yang sebenar nya tidak mau di buka.
"Mobil?"
Tak percaya dengan apa yang dia lihat, Laskar mengucek matanya, mengedarkan pandangan ke sekeliling.
"Gue ketiduran di
mobil?"
"Konyol banget anjing." umpat nya sambil mengacak rambut.
Laskar melirik jam tangan yang masih terlingkar di tangan nya, sudah jam enam lewat tiga puluh menit.
"Gilak!, gue ketiduran di mobil sampe encok gini? aduh!"
Dia memegangi pinggang nya yang mengeluarkan suara seperti kayu patah, lalu segera memutuskan untuk keluar dari mobil, lebih cepat lebih baik.
Laskar mengedarkan pandangannya lagi, tampak Jija - salah satu pembantu rumah tangga yang berumur sekitar 45 tahun.
Jija tampak sedang sedang menyiram bunga, bunga yang pasti nya milik sang mama lelaki itu, Cindy.
"Gue kok gak di bangunin semalam?!"
Laskar bertanya dengan nada tinggi, membuat Jija yang tadi nya fokus menyiram bunga tersentak.
Jija menoleh kearah tuan mudanya itu, berusaha untuk memberi jawaban pada Laskar yang berkacak pinggang tepat di depan nya.
"Ng..nganu den, se, semalam bukan bibi yang bukai gerbang" jawab Jija seadanya, wanita itu menunduk kan kepala nya, menatap lantai.
"Siapa?"
"Mang Udin den" jawabnya dengan nada takut-takut.
"Terus si Udin mana? mati dia sampe gak bisa bangunin gue?" Laskar berbicara sekena nya, namun inilah diri nya, karna didikan orang tua yang salah, sikap nya jadi buruk baik dalam berbicara mau pun bertindak.
"Mang Udin sedang antar nyonya ke luar kota den" nada Jija bergetar, wanita itu semakin takut jika berada di dekat tuan muda nya.
Laskar memutar matanya malas, seminggu ini saja mamanya itu sudah bolak balik keluar kota sebanyak tiga kali, kenapa tidak pindah saja langsung? pertanyaan itu selalu mengisi pikiran nya.
"Sok sibuk aja terus ! punya orang tua kek gak punya orang tua, kalau gak siat nikah, gak usah nikah ! "
Laskar mengacak rambut nya, selama ini dia memang tidak pernah merasa apa yang di namakan kasih sayang orang tua, dan tidak paham apa itu keluarga.
Dia masuk ke dalam rumah, meninggal kan Jija yang sukses di buat ketakutan oleh nya.
Jija menatap punggung tuan mudanya , prihatin dengan lelaki itu.
"Kasian den Laskar, kurang didikan dan kasih sayang orang tua, tapi mau gimana lagi, nyonya dan tuan kan sibuk kerja buat den Laskar juga"
Jija kembali melalukan aktivitas nya.
Lima belas menit.
Laskar siap dengan seragam sekolah yang telah dia kenakan, lelaki itu turun dari lantai tiga kelantai dasar menuju meja makan.
KAMU SEDANG MEMBACA
LASKAR [ COMPLETE ] ✅
Romance1 in laskar [23 AGUSTUS 2021] 1 in laskar [28 SEPTEMBER 2021] 2 in mostwantedboy [25 JUNI 2021]. 6 in laskar [30 JUNI 2021] 11 in ipa [6 JULI 2021] 14 in cakrawala [4 SEPTEMBER 2021] 5 in ipa [11 SEPTEMBER 2021] 4 in ipa [12 SEPTEMBER 2021] 8 in kut...
![LASKAR [ COMPLETE ] ✅](https://img.wattpad.com/cover/227413955-64-k458542.jpg)