#53 Apa Ini Akhir Dari Segalanya?

544 111 50
                                        

Meski dengan susah payah, Jungkook tetap memaksakan dirinya. Ia yakin tanpa Caspian, ia tetap bisa menyelamatkan Tzuyu. Ia tak mungkin membiarkan Tzuyu terluka.

"Alpha, ini terlalu berbahaya," ujar salah satu Warrior. Ia bisa merasakan sinyal-sinyal bahaya yang mungkin tak akan bisa Jungkook hadapi. Terlebih tanpa sisi serigalanya.

"Tzuyu dalam bahaya."

Mencari pintu menuju Moondom memang terlalu berbahaya. Jangankan tanpa sisi serigalanya. Bersama sisi serigalanya saja, Jungkook belum tentu bisa menembus pengamanan menuju Moondom.

"Terimakasih sudah mendampingiku sampai kemari. Kalian bisa kembali ke pack." Jungkook tersenyum saat menemukan pijakan yang biasa digunakan untuk pergi ke Moondom. Mungkin ini sedikit lancang. Namun Jungkook tak akan membiarkan Tzuyu terluka di sana. Ia akan terima apapun konsekuensi yang ia hadapi nantinya.

"Aku akan baik-baik saja. Jangan khawatirkan aku." Jungkook tahu, kepergiannya ini akan menjadi kekhawatiran untuk setiap werewolf yang ada dalam Dark Shadow pack. Namun ia tak punya pilihan lain selain pergi. Apalagi Minhee juga dalam bahaya.






Hyunjae memberikan pedang storm yang merupakan bukti utama pembunuhan Jayu, membuat Tzuyu memandang pedang tersebut sambil menyimak dengan baik beberapa potongan ingatan yang lagi-lagi muncul di pikirannya. Namun kali ini, ia tak terlalu terkejut.

"Tolong pecahkan kasus ini, Tzuyu. Di kehidupan sebelumnya, seseorang sudah membunuhmu dengan sengaja." Tzuyu mengangguk setelah mendengar ucapan Draco. Ia memang harus menyelamatkan Moondom dan juga dunia immortal. Ia tak akan mungkin membiarkan Dongjin yang kejam tetap menjadi Moon Goddess.

"Hyunjae, terimakasih banyak karena kau menunjukan hal ini padaku. Apa kau bisa membantuku lagi?"

"Dengan senang hati."

Tzuyu yakin Moonwitch lainnya sudah ditahan sekarang. Apalagi setelah ia tahu jika dirinya adalah kunci Moonwitch lainnya. Itulah kenapa mereka mudah sekali menemukan Moonwitch lainnya setelah menangkap Tzuyu.

Ia melangkah, mencari tahu bukti lain untuk menjatuhkan Dongjin. Ia sungguh tak percaya dengan kekacauan yang terjadi diantara Moon Goddess. Ia pikir karena mereka sudah seperti dewa untuk dunia immortal, mereka tak akan seperti ini, saling membunuh untuk menduduki posisi tertinggi.

Lelehan bening itu menetes saat cuplikan pembunuhan Jayu terlihat jelas oleh Tzuyu. Sungguh, Dongjin terlalu keji untuk menduduki posisi tertinggi itu. Bahkan Dongjin berpura-pura jika ia mendapati Jayu bunuh diri. Padahal pada kenyataannya, Dongjinlah pelakunya.

"Hyunjae, Ayahmu juga jadi korban?"

Hyunjae mengangguk lalu berbalik. "Aku punya kemampuan melihat masa lalu. Itulah kenapa hanya aku satu-satunya yang tahu siapa pembunuh Yang Mulia Jayu. Aku bertindak tepat dengan menyimpan pedang itu dan aku bersyukur kau juga bisa melihatnya."

Tidak, Tzuyu sebenarnya tidak bisa melihat masa lalu. Ia hanya mendapat beberapa ingatan yang berasal dari sudut pandang Jayu. Itulah kenapa ia sama sekali tak melihat keberadaan Ayahnya Hyunjae. Mungkin karena saat Ayah Hyunjae datang, Jayu sudah tak sadarkan diri.

"Aku pasti akan mengembalikan Moondom seperti semula."






Jungkook menggenggam erat pedangnya. Ia berusaha terlihat tak gentar meski saat ini Caspian tak bisa membantunya.

Suara pedang beradu, mewarnai pertahanan hidup Jungkook saat ini. Ia tak peduli meski ia harus melawan 3 prajurit sekaligus agar bisa menyelamatkan Tzuyu, Minhee, dan 2 Warrior dari pack-nya.

BehindTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang