Semua tokoh dalam cerita ini milik JK Rowling
(ada tambahan tokoh dari author)
.
.
.
Dan seperti tujuan Snape yang utama.. ia ingin menemui Mr. Filch untuk memberi tahu tentang patrolinya malam ini. Walau sebenarnya ia sekarang ingin sekali menemui Minerva yang mungkin sudah tertidur pulas di atas ranjang empuknya, untuk memberi tahu tentang cerita Madam Kenzie.
Tapi Snape bukan lah orang yang suka mengingkari janjinya. Terlebih janji itu diberikan pada Rhea.. perempuan yang paling ia sayangi sejagat raya ini.
Maka Snape segera mencari Mr. Filch kesetiap koridor sekolah sihir ini. Tapi Snape dengan cepat menghentikan langkahnya. Karena Mr. Filch.. jarang berjaga di koridor. Koridor bukan lah tempat favorit nya untuk berjaga. Tapi..
"pintu Great Hall", ucap Snape
Lantas ia langsung mempercepat langkahnya. Walau ia ingin menemui Minerva sekarang ini, tapi tetap saja, ambisinya adalah kembali pada Rhea sekarang. Ia ingin cepat cepat kembali ke ruangannya untuk memeluk gadisnya itu. Lagi pula, itu juga yang ia butuhkan untuk menjernihkan pikirannya dari semua cerita rumit ini.
Dan benar saja. Sesampainya Snape didepan pintu aula utama, Snape langsung mendapati Mr.Filch yang sedang menggendong kucing kesayangannya. Mrs. Norris.
Segera lah Snape melangkah lebih dekat lagi. Dan tentu, Mr.Filch langsung menoleh pada Snape yang tiba tiba datang. Karena nyatanya, Mr.Filch juga sudah dari tadi mencari Snape.
"Professor Snape! aku sudah mencarimu dari tadi, sejak makan malam selesai. Dari mana saja kau?", tanya Mr.Filch
Tapi dengan cepat, Snape membalasnya. "aku tidak akan berpatroli malam ini, Argus-"
"kenapa?!", Mr.Filch langsung sedikit berteriak.
Lantas Snape sedikit tersentak kaget karena Mr. Filch berani membentaknya. Tapi Snape.. lagi lagi sedang tidak ingin memulai keributan. Sudah cukup buat dirinya merasakan ribut di toko madam Kenzie.
"Ms.Claire.. Argus.. aku harus menjaganya.. mengertilah.. Aku tidak bisa berpatroli malam ini. Tapi aku janji akan menggantikanmu dua hari kedepan. Adil bukan bagimu?", tanya Snape
Snape tahu bahwa Mr.Filch hanya butuh keadilan. Mr.Filch mau semuanya seimbang. Jika ia menderita, maka yang lain juga harus begitu. Jika yang lain bahagia, maka dia juga harus seperti itu. Mengingat dia adalah seorang 'Squib' yang jelas ia masih belum bisa menerima kenyataan itu sampai sekarang. Maka dari itu, ia sering kali membalaskan dendamnya dengan meminta keseimbangan.
Lantas Mr.Filch langsung memberi seringai anehnya itu. Kedua bibirnya basah seperti biasanya. Giginya yang tidak rapih, ia tunjukan di seringainya itu. "aarhh.. Well.. Professor. Aku bisa menerima itu. Dan sebaiknya kau melayani gadismu dengan benar..", ucap Mr. Filch dengan berani.
"tutup mulutmu Argus.. aku tidak ingin bertengkar malam ini. Jangan sampai Mrs. Norris menangis karena kau berhasil ku habiskan", ketus Snape tajam dan langsung meninggalkan Mr.Filch.
"ay.. ay.. dia memang tidak pernah berubah, Mrs. Norris. Selalu menyeramkan. Untungnya kau ada dipelukanku untuk menemaniku dimalam dingin ini", ucap Mr.Filch pada dirinya sendiri seraya kembali mengayun ayunkan Mrs. Norris dan kembali bernyanyi untuk kucing kesayangannya itu.
...
Snape segera mendorong pintu ruangannya dengan kasar. Ia tidak berpikir, bahwa nantinya Rhea bisa jadi terbangun karena bunyi pintu yang begitu keras. Tapi untungnya.. Rhea memang tidak terbangun karena itu. Memang Rhea.. jika sudah tidur.. sulit diusik oleh suara suara disekitarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT US-
FantasySetelah perang besar dalam mengalahkan Voldemort, ternyata banyak hal hal yang tak terduga terjadi. Sesuatu yang membuat dunia sihir bertanya tanya kembali. Severus Snape, seorang yang menyedihkan, merasa kembali bangkit ketika gadis bernama Rhea ha...
