16-eps

326 36 5
                                        

Semua tokoh dalam cerita ini milik JK Rowling

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Semua tokoh dalam cerita ini milik JK Rowling

(ada tambahan tokoh dari author)

.

.

.

Malam hari yang dinginpun tiba begitu cepat. Walau tepat hari ini, semua salju sudah meleleh sempurna, tapi angin tidak bisa menahan hembusannya.

Rhea yang daritadi berbaring dikasurnya hanya bisa bersembunyi dibawah selimutnya yang tidak terlalu tebal.

Dia memikirkan bagaimana keadaan Severus dibawah sana, pasti sangat sangat dingin. Tapi eh, kan dia cowo kebal dingin, kemaren aja buka... aduhhh Rhea jangan diinget lagi.. Tapi kalo dipikir pikir, kejadian kemaren... pengen deh ulang lagi hihi, pikirnya sambil senyum

Belum terlalu larut malam untuk murid murid kembali ke ranjang mereka. Baru jam 8 malam tepatnya. Jadi masih lumayan banyak murid murid yang berkeliaran di luar ruang asrama.

Akhirnya Rhea juga memutuskan demikian. Keluar dan jalan jalan sebentar, sebelum ia benar benar mengurung dirinya dibawah selimut. Harapannya, dia bisa bertemu dengan kekasihnya saat keluar.

Namun takdir memang tak bisa ditebak. Saat dia mengelilingi sekolah untuk sekedar menghirup udara segar, dia bertemu..

"hey Rhea..", sapa lelaki itu

"oh hai,.. Hai Alex", jawab Rhea ragu mengingat Snape tidak suka jika ia berada di dekat Alex.

"ngapain malem malem gini, terus kamu gak pake sweater kamu, dingin loh", ucapnya sambil dengan sengaja melepas jaket yang ia pakai dan ia berikan pada Rhea

"eh gausah lex, kau saja yang pakai, aku cuma iseng keluar kok. Hirup udara sebentar", jawab Rhea

"ya tapi.. tetap dingin Rhe, nih pakai saja walau sebentar", ucap Alex sekali lagi

"ehm.. gausa lex gak papa beneran deh", jawab Rhea sekali lagi, sambil menggosok lengannya yang mulai kedinginan

Alex yang saat itu tahu bahwa memang Rhea kedinginan, melihat sekitarnya.. memastikan tidak ada orang selain mereka berdua

"pakai ini Rhea, kau butuh. aku memaksa", ucapnya seraya memakaikan jaketnya ke punggung Rhea, yang dimana memposisikan Alex seperti merangkul bahkan seperti memeluk Rhea

Rhea yang belum siap hanya bisa diam dan menerima.

Dan bahkan sekarang Alex menggosok tangannya ke lengan Rhea agar mendapat gesekan hangat. Tapi Rhea yang cukup risih dengan perbuatannya masih diam tak berkutik dan tidak mengucapkan satu kata pun.

ABOUT US-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang