Setelah perang besar dalam mengalahkan Voldemort, ternyata banyak hal hal yang tak terduga terjadi. Sesuatu yang membuat dunia sihir bertanya tanya kembali.
Severus Snape, seorang yang menyedihkan, merasa kembali bangkit ketika gadis bernama Rhea ha...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semua tokoh dalam cerita ini milik JK Rowling
(ada tambahan tokoh dari author)
.
.
.
Setelah keempat sesi sekolah sudah selesai, akhirnya Rhea dan semua murid terlepas dari semua jegatan pelajaran sekolah. Namun tunggu, ini hari Jumat, tengah malam nanti menjelang hari sabtu, anak anak akan berkumpul untuk melihat bintang di pelajaran Astronomi. Owh.. tentunya itu akan menjadi malam yang buruk sekaligus menyenangkan bagi anak anak. Harusnya bisa digunakan untuk tidur nyenyak di ranjang empuk, mereka harus bangun demi melihat bintang. Tapi di sisi lain, melihat bintang? itu adalah hal yang jarang bisa dilakukan murid murid. Jadi tidak ada yang menolak walau harus memotong jam tidur mereka.
Rhea yang ada didalam asrama Gryffindor itu lekas mempersiapkan barang barang apa saja yang akan ia bawa untuk pergi ke diagon alley bersama dengan kekasihnya. Dan tak lupa teman temannya juga berada disana, khususnya Sabine, karena Rhea masih di dalam kamar perempuan.
Saat mempersiapkan semua barang yang perlu dibawa, Rhea merasa tidak ada apa apa yang perlu dipikirkan. Tapi entah mengapa tiba tiba Sabine mengingat....
"hey Rhe.. aku bertanya"
"hem", jawab Rhea yang masih sibuk memasukan sisir kedalam tas kecilnya
"bagaimana kau akan pergi ke diagon alley?", tanyanya
"tentu dengan ber-apparate", jawabannya jelas sudah
"owh ya aku melupakan ha itu, Professor Snape bisa melakukan itu. Dan sebaiknya kau berpelukan dengannya, atau bagian tubuhmu bisa saja terpisah", jelas Sabine sambil sedikit menyeringai, mengingat 'peluk', itu sungguh manis
Rhea yang sedang bersiap siap itu langsung berbalik melihat Sabine dengan gayanya menaruh tangan dipinggang dan menaikan satu alis ke Sabine..
"maksudmu?...tentu aku tahu, aku pernah ber-apparate bersama Severus Snape, dan ya tentunya aku memegangnya erat, aku juga tidak mau tubuhku terpotong saat berpindah", jelas Rhea
"hehe maafkan aku, aku hanya menggodamu", jawabnya sambil menggaruk leher yang tidak gatal. Lalu Rhea kembali dengan tasnya. entah apa yang dibawanya, tapi rasanya banyak sekali, dan dia seperti tidak kekurangan sesuatu.
Tapi lagi lagi, 'apparate' bukanlah hal yang sebenarnya ingin ditanya oleh Sabine. Sebenarnya dari tadi Sabine ingin bertanya soal..
"Rhe.. maksudku.. bagaimana kau akan membeli keperluan di diagon alley nanti? kau tidak memiliki galleons atau knuts..", tanyanya hingga membuat Rhea berbalik lagi menatapnya, namun sekarang dengan gaya terkejut dengan menepuk jidatnya. Merasa dirinya paling bodoh karena melupakan hal paling penting yang ia perlukan di diagon alley.