Setelah perang besar dalam mengalahkan Voldemort, ternyata banyak hal hal yang tak terduga terjadi. Sesuatu yang membuat dunia sihir bertanya tanya kembali.
Severus Snape, seorang yang menyedihkan, merasa kembali bangkit ketika gadis bernama Rhea ha...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semua tokoh dalam cerita ini milik JK Rowling
(ada tambahan tokoh dari author)
.
.
.
Sinar matahari sudah berhasil menembus jendela ruang lembab itu. Namun Snape.. tidak membiarkan sinar matahari itu menyorot mata Rhea yang masih tertidur lelap. Rhea tertidur dengan posisi menghadap kejendela. Satu tangannya diletakan sebagai nampan pipinya. Satu lagi diletakan dibawah kepalanya sebagai bantal. Dan Rhea.. sedikit membuka mulutnya. Untung saja tidak ada liur yang keluar. Jika ada, pasti Snape sudah tertawa karena cara tidur Rhea yang sangat imut.
Berbeda dengan Snape yang tidak pernah merubah posisi tidurnya. Mungkin jika orang yang tidak mengenalnya, melihat Snape tidur, mereka akan mengira bahwa Snape sudah mati.. Snape tidur dengan sangat tenang.. tanpa ada pergerakan sedikitpun. Bahkan gerakan nafas di dadanya tidak terlihat walau ia tidur dengan bertelanjang dada.
Saat itu, Snape masih setia memandangi wajah Rhea yang menggemas kan dipagi hari ini. Bahkan Snape bisa dibuatnya sedikit tersenyum saat melihat wajah itu. Snape benar benar tidak mau membangunkan Rhea. Ini baru pukul 6.33 dan Rhea baru saja mengalami mimpi buruk pukul 2 tadi. Tenaganya pasti terkuras. Sehingga Snape tidak tega membangunkan gadis kecilnya itu.
"kenapa wajahmu sangat imut Ry..", Snape terkekeh lantas melanjutkan. "Tidur itu tutup mulut Ry..", Snape masih terkekeh sambil menjulurkan punggung jari telunjuknya untuk menutup mulut Rhea.
Namun itu sia sia. Setelah Snape menutup mulut Rhea, mulut itu secara otomatis kembali terbuka. Lantas Snape sedikit tertawa karena hal lucu itu. Ditambah, itu adalah Rhea. Maka Snape menganggap itu sangat lucu dan menggemaskan.
"aku tidak salah Ry.. wajahmu sungguh menggemaskan, aku tidak tahan melihatnya", Snape kembali tersenyum mengucapkan kalimat itu.
Tapi Snape benar benar tidak mau melihat mulut Rhea terbuka. Terlalu banyak debu yang ada di ruangan Snape yang tidak akan tersaring jika Rhea mengambil nafas dari mulutnya. Maka Snape melakukan hal yang sama, yaitu menutup mulut Rhea. Tetapi, mulutnya lagi lagi secara otomatis terbuka.
Maka Snape yang tidak tahan dengan itu, segera mendekatkan wajahny dan..
*kiss..
Snape melahan bagian atas dan bawah bibir Rhea yang terbuka. Maka sekarang kedua bagian bibir itu ada didalam jepitan bibir Snape. Snape menutupnya rapat rapat. Ia berpikir untuk memisahkan diri, tapi jika ia memisahkan bibir itu, maka mulut Rhea pasti akan kembali terbuka.
Maka Snape menahan bibirnya disana. Tapi..
aku akan membangunkanmu sekarang, ucapnya dalam hati