"Ayaahhhhhh...." Teriak bunda Lina.
"Iya bun."
Ayah Dito segera membuka matanya mendengar teriakan istrinya itu.
"Ayah tidur ? Ale udah pulang?"
Ayah Dito segera tersadar. Ia merutuki dirinya sendiri yang tertidur disofa.
"Ayah ga tahu bun. Tapi kayanya belum deh soalnya sendari semalam ayah ga dengar pintu kebuka."
"Apa? Ale kemana yah." Bundanya tampak sangat khawatir dengan anaknya. Anak perempuannya tidak pulang mana ada seorang ibu yang tak khawatir.
"Assalamualaikum." Ucap Lea pelan tak seperti biasanya.
"Waalaikumusalam. Sayang kenapa semalem ga pulang ? Kamu tidur dimana ? Kamu gapapa kan? " Tanya Bunda Lina bertubi-tubi.
"Bunda tanyanya satu-satu. Ale mana bisa jawab kalau tanyanya begitu." Ucap ayah Dito.
"Maaf bun. Semalem Ale pas mau pulang hp Ale mati. Terus Ale nunggu taksi ga dapet-dapet terus ada temen Ale lewat kasih tumpangan Ale. Karena udah malem Ale nginep disana." Jelas Lea sedikit berbohong.
'Sampai Ale harus kehilangan kesucian Ale.'
"Kenapa ga kasih tau ayah."
"Ale lupa yah. Hpnya aja sekarang masih mati kelupaan ga Ale cas."
"Kebiasaan."
"Maaf yah."
"Ale ga sekolah, masih ada 15 menit lagi lo ?"
"Ga yah. Besok aja Ale sekolahnya. Ale ke kamar dulu yah, bun."
Kedua orang tuanya mengangguk. Ale segera berjalan ke atas. Saat ini dia butuh waktu sendiri .
.
.
.
.
"Ma." Ucap Elang lesu saat sudah berada dirumahnya.
"Kenapa hmm ?" Bukan mamanya yang menjawab tapi papanya.
"El mau ngomong serius sama papa sama mama."
"Ada apa ?"
Papanya memicingkan mata. Tumben sekali anaknya itu akan berbicara serius .
"Sebelumnya maafin El udah buat mama sama papa kecewa." Kedua orang tuanya semakin mengernyit bingung.
"El udah ngambil mahkota temen El secara paksa." Elang menyesal
PLAKKK !
"Papa." Pekik Mama Elang , mamanya segera memeluk Elang
Mamanya juga kecewa tapi dia tidak bisa melihat anaknya di tampar seperti itu.
"Papa ga pernah ajarin kamu buat kaya gitu El. Papa rasa selama ini papa terlalu memberi kamu kebebasan, sampai kamu ngelakuin hal yang ga seharusnya kamu lakuin. Terus mana sekarang gadis yang sudah kamu nodai?" Tanya papanya berusaha meredam emosinya.
"Pergi." Ucap Elang lirih.
"Pergi ? Kamu ga mau tanggung jawab? " Tanya papanya geram
"El, bersedia tanggung jawab pa tapi dia ga mau. Dia benci sama El pa. Dia ga mau El nemuin dia lagi." Kata Elang menundukkan kepala.
"Terus kamu nyerah gitu aja? Kamu ga cari dia ? Wajar dia marah. Kalau dia marah berarti dia gadis baik-baik dia menjaga tubuhnya dengan baik tapi kamu malah merampas apa yang telah dia jaga. Mungkin jika gadis lain , dia akan dengan senang hati menerima kamu apalagi dengan ada nama Aditama di belakang kamu. Cari gadis itu sampai ketemu."
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta (END)
Novela Juvenil𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙜𝙪𝙮𝙨 ! Dia ALLEA KANIA FAJIRA seorang gadis barbar , periang , pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil Ale. Berubah seketika saat sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia mem...
