Sampai bel istirahat berbunyi Elang dan sahabatnya ditambah dengan Cerry sama sekali tak masuk kedalam kelas.
Karena Elang dan yang lain sudah kelas 12 dan sudah menyelesaikan UN, mereka sebenarnya sudah tak ada jam untuk KBM. Tapi mereka masih masuk sekolah hanya sekedar untuk berkumpul-kumpul saja. Apalagi Elang yang hingga saat ini masih menunggu Lea masuk sekolah.
"Lo ga ada niatan pergi gitu." Celetuk Kevin pada Cerry.
"Ga." Jawab Cerry singkat dengan tangan yang masih menempel pada lengan Elang.
Oh, ayolah. Sebenarnya Elang sudah sangat muak melihat Cerry disampingnya. Tapi ia hanya tak ingin membuang tenaganya sia-sia untuk mengusir Cerry yang sama sekali tak akan mengubrisnya.
.
.
.
"Kantin yuk Le" Ajak Abel.
"Ayok. Kita ajak Zahra juga."
"Zah ayo Ke kantin." Ajak Abel pada Zahra .
"Maaf Bel tapi aku udah bawa bekal dari rumah."
"Yah." Abel dan Lea menghembuskan nafas kecewa.
"Maaf ya."
Lea dan Abel mengangguk pelan.
"Oh iya, jangan lupa kalau dikantin jaga pandangan sama jaga jarak dari yang bukan mahram ya." Pesan Zahra.
"Iya Zah. Kita ke kantin sebentar ya. Ingat lain kali kita harus kekantin bareng." Zahra mengangguk mengiyakan.
Abel dan Lea berjalan menuju kantin. Banyak tatapan memuja dari kaum adam maupun hawa. Banyak pula yang iri melihat mereka.
"Jaga pandangan." Ucap Lea.
"Iya. Kamu juga." Balas Abel.
Kini Abel dan Lea sama-sama memutuskan untuk merubah kata lo-gue jadi aku-kamu, agar menjadi lebih halus.
Mereka sampai di pintu kantin. Lea dan Abel pun memasuki kantin.
DEG !
Pandangan pertama Lea mengarah tepat di bangku Elang yang memang letaknya mengarah tepat ke pintu masuk.
'Kak Elang dan Cerry'. Batin Lea dengan arah pandang ke tangan Cerry.
"Menjijikan. Seharusnya aku memang ga kesini." Gumam Lea.
Entah mengapa Lea tak suka melihat adegan itu.
"Le..." Abel paham dengan arah pandang Lea.
"Gapapa." Lea masih berhenti didepan pintu dengan arah pandangan ketangan Cerry yang berada di lengan Elang.
Kevin yang melihat Lea di depan pintu kantin dengan penampilan yang berbedapun diam terpaku. Ia mengakui Lea sangat cantik.
"Gila Lea cantik banget pake hijab." Celetuk Kevin lirih masih mengarahkan pandangan ke Lea.
1 detik
2 detik
3 detik.
Tepat hitungan 3 detik Lea berbalik arah. Diikuti Abel dibelakangnya.
Siapa tadi ? Lea ? Benarkah Lea ? Berhijab ? Cantik. Lalu pandangannya mengarah ke Elang dan... Oh tangan Cerry.
"Bangsat. Lea El ."
"Lea ? " Elang membeku seketika saat Kevin menyebut nama Lea.
"Bodoh. Lea baru aja kesini. Lea liat lo sama medusa." Jelas Kevin merutuki Elang.
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta (END)
Teen Fiction𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙜𝙪𝙮𝙨 ! Dia ALLEA KANIA FAJIRA seorang gadis barbar , periang , pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil Ale. Berubah seketika saat sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia mem...
