"Stop El. Lo mau mabuk yang kaya gimana lagi sih El?" Kata Kevin memberhentikan acara minum Elang. Semenjak ia datang Elang terus saja meneguk alkohol yang sengaja disimpan disana .
"Gila lo El." Ucap Satria tak habis pikir, ada apa dengan Elang sebenarnya. Elang sama sekali tak mengucapkan sepatah katapun semenjak ia datang yang ada ia langsung mengambil alkohol dan meminumnya tanpa kontrol.
"Lo kenapa ? Kalo lo ada masalah cerita, jangan kek gini." Tanya Yosi. Yosi benar-benar ngeri melihat Elang yang kehilangan kendali seperti itu. Karena selama ini walaupun ia banyak masalah ia tak akan sampai semabuk ini.
"Istri gue." Ucapnya setengah sadar. Ketiga sahabatnya mengerutkan keningnya. Ada apa dengan Allea ?
"Lo berantem ?" Tanya Yosi dibalas gelengan oleh Elang.
"Allea ga nerima lo sepenuhnya ?" Tanya Satria asal bicara. Tapi Elang menanggapi dengan gelengan.
"Lea ga mau di ena-ena?" Tanya Kevin polos, lalu mendapat pukulan di kaki dan toyoran di kepalanya. Sedangkan Elang tak menanggapi pertanyaan absurd sahabatnya itu.
"Glova." Ucap Elang . Membuat ketiga sahabatnya mengerutkan keningnya untuk kedua kalinya. Apa yang dibicarakan Elang. Kenapa hanya bicara kata per kata.
"Kenapa Glova? Mau nantang lo balapan lagi ?" Tanya Satria tapi dibalas gelengan pelan Elang. Sementara Kevin dan Yosi saling pandang seakan bertelepati.
"Allea." Ucap Kevin.
"Glova." Ucap Yosi.
"Lo mikir yang gue pikirin ga Yos ?" Yosi hanya mengangguk-angguk.
"Mikir apa ?" Tanya Satria bingung apa yang di bicarakan kedua sahabatnya.
"Jadi Glova udah tau Allea. Glova tahu kalo lo udah punya istri ?" Tanya Kevin pada Elang tanpa menghiraukan pertanyaan Satria. Elang mengangguk kecil lalu meletakkan kepalanya di meja. Ia sudah tak kuat mengangkat kepalanya sendiri.
"Kenapa gue ga bisa mikir sampai kesitu ya?" Ucap Satria.
"Jawabannya 1 karena lo ogeb." Ucap Kevin.
"Ogeb lo murni dari janin bro jadi kalo mecahin teka-teki gini lo urutan yang terakhir." Ucap Yosi seakan kasihan dengan temannya padahal dalam hatinya ia tertawa keras karena kekonyolan pertanyaan sahabatnya itu.
"Bangsat lo pada." Umpat Satria lalu mendengus kesal.
"Sans ae bos , jangan ngajak gelut gitu mukanya." Ucap Kevin santai.
"Ini gimana sama Elang ?" Ketiga sahabatnya kebingungan , tidak mungkin jika ia harus membawa Elang pulang yang ada akan menjadi masalah besar antara Elang dan Allea.
"Kita bawa kekamar aja." Usul Yosi.
"Oke." Setelah keputusan diambil akhirnya mereka membawa Elang ke kamar yang selalu Elang pakai saat di markasnya. Setelah membawa Elang ke kamar mereka kembali ke sofa.
"Shit!" Umpat Kevin tiba-tiba setelah melihat jam di tangannya.
"Kenapa lo ?" Tanya Yosi menautkan kedua alisnya.
"Jam pulang sekolah Allea, sementara Elang kaya gitu, pasti Allea nungguin Elang." Jelas Kevin.
"Sial, terus gimana ?" Tanya Yosi.
"Mending lo telepon Allea Kev, lo bilangin El kemana gitu atau lagi apa gitu." Usul Satria lalu diangguki Kevin. Sebenarnya Kevin bingung harus mencari alasan apa, tapi mau tak mau ia harus melakukannya sebelum Allea benar-benar menunggu. Kevinpun menarik nafas pelan lalu mendial no telepon Allea.
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta (END)
Teen Fiction𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙜𝙪𝙮𝙨 ! Dia ALLEA KANIA FAJIRA seorang gadis barbar , periang , pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil Ale. Berubah seketika saat sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia mem...
