30.

3.5K 179 0
                                        

Elang mengumpulkan anggotanya dimarkas. Setelah mereka semua berkumpul Elang mulai memberitahu kenapa ia mengumpulkan semuanya disini.

"Oke, jadi gue sengaja ngumpulin semuanya disini buat ngasih tau sesuatu. Jadi 6 hari dari sekarang gue akan menikah." Elang menghentikan ucapannya karena anak-anak Ambaraka mulai ribut dengan pemikirannya sendiri-sendiri.

"Tenang gue jelasin. Gue akan menikah dengan Allea. Adik kelas gue."

"Bukannya Kak Allea ceweknya Draka ya bang." Celetuk salah satu anggotanya yang mengetahui tentang Allea.

Kevin membolakan matanya. Pertanyaan macam apa itu. Anak itu sungguh mencari masalah dengan Elang. Elang mengepalkan tangannya dan menatap tajam ke seseorang yang melontarkan pertanyaan itu. Yang ditatap meneguk salivanya susah payah.

"Allea bukan cewek Draka." Ucapnya dingin.

"Tenangin diri lo. Dia cuman tanya, wajar selama ini Lea kan dekat dengan Draka jadi bukan salah dia kalo mempertanyakan." Yosi menenangkan.

Elang menarik nafas dan menghembuskannya pelan. Elang menenangkan diri.

"Sorry. Gue ga bermaksud bikin kalian takut. Oke gue lanjutin. Gue bakal menikah 6 hari lagi. Karena itu sudah memasuki libur sekolah gue harap kalian semua bisa datang ke acara gue. Undangan bakal nyusul nanti. Satu lagi. Gue harap kalian semua bisa rahasiain ini dari siapapun karena Lea masih sekolah. Gue ga mau Lea ga nyaman kalo ada yang tau tentang pernikahan gue sama dia. Gue juga ga mau kalo musuh gue tahu dia bakal ngincer Lea. Kalian semua paham ?" Ucap Elang.

"Paham bang " Jawab mereka serempak.

"Bakal punya bu bos dong." Celetuk seseorang.

Membuat yang lain mengangguk dan terkekeh. Mereka berharap ketuanya tidak akan sedingin itu lagi setelah memiliki seorang istri.

"Kalau ga ada pertanyaan gue pamit pulang dulu kalian free mau ngapain disini. Gue pamit duluan." Pamit Elang diikuti ketiga sahabatnya.

"Ya bang. Hati-hati." Jawab salah satu anggotanya dibalas anggukan oleh Elang.

.

.

.

"Assalamualaikum." Ucap bunda Lina.

"Waalaikumusalam bunda." Jawab Lea menuruni tangga.

"Sudah pulang dari tadi ya?" Tanya bunda Lina pada Lea.

"Iya bun terus ga ada siapa-siapa lagi." Gerutu Lea.

"Maaf ya. Bunda tadi ga sempet bilang. Bunda tadi kelupaan kalau harus lihat baju kamu sama Elang, jadi bunda buru-buru jadi ga sempet ngabarin kamu sayang."

"Terus udah selesai bun ?"

"Udah tinggal fitting doang Le. Besok kamu pulang sekolah langsung ke butik tante maya ya. Nanti kamu kesananya siang biar Elang kesananya sorean."

"Iya bun."

Ting... Tong.

Suara bel terdengar. Lea segera berjalan kearah pintu untuk membuka pintu.

"Assalamualaikum." Ucap Draka.

Drakalah yang berada dibalik pintu tersebut. Saat Draka melihat penampilan Lea ia benar-benar terpukau. Lea sangat cantik menurutnya. Sangat menyejukkan saat dipandang.

"Al. Waalaikumusalam. Ayo masuk." Ajak Lea.

"Bunda, ada Alvaro." Teriak Lea. Setelah paham batasan terhadap mahram , kini tak mungkin lagi jika hanya dia yang menemani Draka. .

ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta  (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang