Hari ini Draka menjemput Lea untuk berangkat sekolah bersama.
"Ale , ayo berangkat."
"Ayok Al."
Lea memasuki mobil Draka. Draka melajukan mobilnya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.
"Al." Panggil Lea
"Kenapa Le ?"
"Aku ga mau kesekolah." Ucap Lea.
Draka memicingkan matanya curiga. Ada yang salah dengan gadis disampingnya itu.
"Kamu kenapa ?"
"Aku cuman lagi males sekolah Al."
"Tumben."
"Lagi ga pengen ketemu seseorang."
"Kenapa ?"
"Kepo banget sih Al."
Draka terkekeh mendengar jawaban Lea.
"Kamu mau kemana?"
"Ice creeeammm." Ucap Lea semangat.
Draka lagi-lagi terkekeh. Gadis disampingnya itu selalu saja bersemangat jika menyangkut dengan ice cream
"Tapi aku ga mau kalo ke tempat kemarin." Ucap Draka.
Ia masih ingat dengan pelayan laki-laki yang terang-terangan tersenyum seakan tertarik dengan Lea.
"Kenapa?" Ucap Lea bingung.
"Ada cowok yang kemarin. Nanti liatin kamu lagi."
"Ciee ... Cemburu critanya." Lea mengoda Draka dengan menoel-noel pipi Draka.
"Ga. Aku cuman ga suma dia ganjen ke kamu."
"Ngeles mulu lo. Bilang aja cemburu." Lea terkekeh.
"Ga Ale...." Ucap Draka penuh penekanan. Lea semakin terkekeh.
'Thanks udah buat gue senyum Al. Lo emang beda. Lo bisa bikin gue ketawa hanya dengan hal-hal kecil. Gue seharusnya ga sama lo sekarang. Gue ga pantes ada di deket lo' batin Lea
'Gue seneng liat lo ketawa lagi Le. Gue sedih kalo lo diem aja kaya tadi. Gue tau lo pasti lagi ada masalah.' batin Draka
Draka melajukan mobilnya mencari kedai ice cream . Ia benar-benar tak mau jika harus ke kedai ice cream terakhir kali dirinya dan Lea datangi.
.
.
.
.
Disekolah.
Tepat saat bel istirahat berbunyi. Elang segera melangkahkna kakinya keluar tanpa menunggu ketiga sahabatnya.
"Kemana?"
"Allea." Jawabnya singkat dengan kaki yang tetap melangkah.
"Ha. Kenapa Lea ?" Tanya Kevin bingung.
"Kalo lo pengen tahu ya ikutin lah. Ayo kita ikutin"
Ketiga temannya pun mengikuti Elang di belakangnya. Elang mengayunkan kakinya menuju kek kelas Lea. Ia harus segera mencari Lea karena seminggu lagi sudah memasuki libur sekolah. Jika dia tidak bertemu Lea sekarang ia tidak tahu harus mencari Lea kemana lagi.
Elang berharap Lea ada di kelasnya dan mau berbicara dengannya.
Elang sampai di depan kelas Lea. Ia segera masuk ke kelas Lea. Seketika kelas yang ramai menjadi hening . Murid perempuan menatap Elamg antara takut dan memuja.
Abel bingung kenapa ada Elang disini. Elang merotasikan matanya mencari sosok yang membuatnya kalang kabut. Tak ada. Ya Lea tak ada.
Lalu ia melihat Abel, ia berjalan menuju Abel. Diikuti ketiga sahabatnya. Sebelum sampai ke bangku Abel , Cerry sudah mengelayuti lengan Elang.
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta (END)
Genç Kurgu𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙜𝙪𝙮𝙨 ! Dia ALLEA KANIA FAJIRA seorang gadis barbar , periang , pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil Ale. Berubah seketika saat sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia mem...
