"Kenapa lo bro , senyum-senyum?" Celetuk salah satu sahabat Draka bernama Vino
"Kepo lo." Cibirnya
"Ya kan ga biasanya lo senyum-senyum gitu pas liat hp." Kata Vino lagi
"Udah biarin. Mulai gila dia masih kebayang-bayang ceweknya. Eh mantannya." Celetuk Vano kembaran Vino dengan mata yang masih fokus ke depan PSnya.
"Bacot." Umpat Draka melemparkan bekas kaleng soda pada Vano.
"Sakit njing." Umpatnya balik. Vano mengaduh saat terkena lemparan kaleng tersebut.
"Makanya jangan ngebacot mulu." Sinis Draka.
"Salah gue dimana Drak ? Kan emang lo masih dibayang-bayangin sama mantan lo itu." Kata Vano kesal.
"Salah lo itu banyak bacot. Gue pasti dapetin dia balik." Kata Draka yakin.
"Semerdeka lo dah." Kata Vano jengah.
"Gimana masalah Elang?" Tanya Draka tiba-tiba serius.
"Dia maunya 2 minggu lagi selesai UN." Jawab Vino
"Sebenarnya apa yang mereka rencanain." Kata Jerry yang sendari tadi diam karena sedang fokus dengan gamenya.
"Gue ga tahu dan gue ga peduli. Kita jalanin sesuai rencana. Kalo kita ga bisa menang cukup kita hancurin dia." Kata Draka.
"Okey. Pasti semua berjalan seperti keinginan lo." Timpal Vano
"Kali ini kita main halus tapi hasilnya booommm." Kata Draka semangat
Sedangkan ketiga sahabatnya hanya tertawa.
"Gue ga sabar nunggu hari itu." Kata Draka.
"Yoi. Tunggu aja bro." Kata Vino
"Hari dimana Elang bakal hancur." Kata Draka lagi.
"Mereka ga bakal tau apa yang lo rencanain bro. Kali ini semua tersusun sangat rapi." Kata Vano yakin.
"Mereka pasti mikirnya lo bakal ngajak tawuran." Timpal Jerry
"Gue juga mikir kek gitu." Cicit Vano terkekeh
"Mereka bakal tau setelah Ketuanya hancur." Draka memperlihatkan smirknya.
"Saat kehancurannya kemenangan bagi kita." Kata Vino terkekeh.
"Yap."
"Sesuatu yang tampak mulus menyimpan jarum yang mematikan. Ketika cara kasar tidak bisa digunakan, ternyata cara halus jauh lebih berbahaya" Kata Draka .
"Gue orang yang pertama bakal tertawa puas saat seorang ketua AMBARAKA mengalami kehancuran." Kata Draka lagi.
Saat ini mereka sedang berada dirumah Draka. Niatnya mau mengerjakan tugas tapi kenyataannya hanya kumpul-kumpul membahas rencana jahatnya untuk melawan Elang sang Ketua AMBARAKA.
.
.
.
.
Di markas AMBARAKA.
"Draka setuju buat balapan 2 minggu lagi." Kata Yosi tiba-tiba
"Tumben Draka mudah banget iyain. Gue tambah curiga." Kata Satria
"Iya sih. Ga biasanya dia gitu. Pasti dia lagi rencanain sesuatu." Imbuh Kevin
"Gue ga bakal biarin apapun rencananya berhasil." Kata Elang yakin.
"Tapi apa yang direncanain Draka bang?" Tanya Edo salah satu adik kelas sekaligus anggota AMBARAKA.
"Paling juga ngajak tawuran lagi." Celetuk Bayu.
"Tapi gue rasa ini bakal jauh lebih dari itu. Dari cara Draka ngadepin kita yang dulu sama yang ini beda. Pasti rencana yang ini lebih matang dari sebelumnya." Kata Satria.
"Yoi. Kita harus waspada. Apalagi lo El. Lo yang bakal tanding sama Draka." Nasehat Kevin.
Elang hanya membalasnya dengan deheman.
"Gue kemarin liat Draka sama cewek dijalan bang?" Cerita Bayu.
"Serius. Lo tahu ceweknya?" Tanya Kevin kepo.
"Gue kek pernah lihat sih bang. Walaupun ga begitu jelas tapi gue sih yakin pernah ketemu tu cewek." Jelas Bayu.
"Sebegitu yakinnya lo." Celetuk Yosi.
"Yakin lah bang. Soalnya tu cewek ga asing bagi gue. Pasti tu ceweknya Draka." Kata Bayu lagi. Sementara yang lain mengernyit bingung berbeda dengan Elang yang memasang wajah datar.
"Tapi yang gue tahu Draka ga ada cewek." Kata Satria.
"Ya mungkin di tutupin bang biar ga ketahuan musuhnya." Timpal Edo.
"Bener juga sih. Walaupun kita musuh Draka, tapi kita ga bakal ngincer orang yang ga ada hubungan masalah sama kita sekalipun itu cewek musuh kita sendiri. Kita main fair." Kata Kevin
"Tapi kalo emang itu ceweknya si Draka gue jadi penasaran." Kata Satria.
"Ceweknya cantik parah bang." Kata Bayu
"Wajar sih Draka tampangnya lumayanlah tapi kelakuannya bikin eneg." Kata Kevin
"Kasihan yang jadi ceweknya Draka." Cicit Edo.
"Tapi keknya Draka cinta banget sama tu cewek buktinya cara perlakuan Draka ke dia lembut banget beda kalo lagi ngadepi musuhnya." Kata Bayu.
"Bisa lembut juga si Draka." Yosi tersenyum mengejek.
"Udah bro jangan ngomongim Draka. Panas kuping gue." Celetuk Satria. Diangguki anak-anak AMBARAKA yang lain.
"Terus kalo lo ke Jerman siapa yang bakal pimpin AMBARAKA ?" tanya Kevin sedangkan anggota AMBARAKA tampak bingung apa maksud dari inti AMBARAKA itu.
"Gue bakal tunjuk gantinya." Jawab Elang.
"Lah emang bang Elang kenapa?" Tanya Edo
"Gue bakal turun dari jabatan ketua." Jawab Elang
"Masalahnya apa bang?" Tanya salah satu anggota.
"Gue mau kuliah di Jerman." Jawab Elang
"Siapa yang bisa pimpin AMBARAKA kaya lo bang?" Tanya Edo lagi. Sementara Elang tersenyum miring.
"Siapapun pengganti gue , kalian harus jadi pemimpin yang tegas. Yang adil yang bisa cari solusi dari masalah dengan dewasa. Kalian paham ?" Nasehat Elang
"Paham bang." Jawab mereka serempak.
"Terus lo berangkat ke Jerman kapan ?" Tanya Yosi.
"Satu bulan setelah kelulusan, gue bakal berangkat." Jawab Elang.
"Gila bentar lagi. Terus cita-cita lo ?" Ucap Yosi. Elang tersenyum miris.
"Lo ga kuliah disini aja bro." Tawar Kevin
"Lo yang paling tahu gimana bokap gue." Balas Elang. Kevin mengangguk-angguk.
Ya, Kevin sangat tahu bagaimana papa dari sahabatnya itu. Bagaimana tidak, Kevin dan Elang adalah sahabat dari kecil ditambah papanya dan papa Elang juga bersahabat. Maka mereka sudah seperti saudara.
Sedang kedua sahabatnya yang lain mereka kenal dari mereka masuk SMP. Jadi mereka juga sudah lumayan lama bersahabat.
Mereka bersama-sama membentuk AMBARAKA dari nol sampai sekarang memiliki anggota yang banyak. Baik dari SMA ADITAMA atau SMA lainnya.
Anggotanya banyak tersebar dimana-mana sehingga menjadikan mereka yang terkuat dan menjadi no 1 dikota mereka.
.
.
.
.
Tbc
Maaf part ini singkat. Serius bingung mau nulis apa.
Jgn lupa voment
Tq
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta (END)
Novela Juvenil𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙜𝙪𝙮𝙨 ! Dia ALLEA KANIA FAJIRA seorang gadis barbar , periang , pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil Ale. Berubah seketika saat sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia mem...
