Sama seperti yang dikatakan Kevin, lusa setelah acara lamaran yang berantakan itu Kevin pergi ke rumah Abel bersama kedua orang tuanya. Karena keseriusan Kevin walaupun tidak ada proses pengenalan lebih dulu Abel dengan ikhlas menerima Kevin sebagai calon suaminya. Dan hari ini adalah hari bahagia Kevin dan Abel. Mereka disatukan dalam ikatan pernikahan.
"Kenapa Al sama El ga diajak aja sih ?" Tanya Lea , pasalnya Elang meminta agar Al dan El di titipkan dirumah bunda Lea.
"Ga tau kenapa rasanya ga aman aja bawa Al sama El saat ini, pergerakan Glova sedang ga bisa di tebak. Apalagi Draka sudah kembali." Ucap Elang dengan kalimat terakhir yang ia batin. Lea juga was-was saat mendengar kata Glova, ia masih mengingat jelas kilasan memori saat dirinya diteror oleh anak Glova. Ya , ia tak ingin terjadi sesuatu pada kedua anaknya. Lea pun akhirnya setuju untuk menitipkan Al dan El pada bundanya.
* * *
Setelah menitipkan Al dan El kini Elang dan Allea tengah dalam perjalanan menuju pernikahan Abel.
Tiba-tiba ponsel Elang berdering. Elang mengernyit saat mengetahui nama si pemanggil.
"Edo." Gumam Elang lalu menerima panggilannya sementara Lea memperhatikan suaminya.
"Halo do, ada apa ?" Jawab Elang.
" ... "
"Lo sama anak-anak tahan mereka sebentar, gue antar Allea ke tempat Kevin dulu. Gue secepatnya kesana." Ucap Elang lalu memutus panggilannya sepihak.
"Ada apa kak ?" Tanya Lea melihat wajah khawatir suaminya.
"Glova nyerang markas Ambaraka. Aku bakal ngantar kamu ke acara Kevin. Kamu bilang sama Yosi buat jaga acara Kevin , aku bakal bantu anak-anak yang ada di markas." Perintah Elang.
"Baik kak." Ucap Lea. Jujur saat ini Lea takut terjadi sesuatu pada suaminya.
Sesampainya di gedung acara pernikahan Kevin, Lea segera turun.
"Kakak hati-hati ,janji, jangan sampai terluka. Kakak harus balik secepatnya." Pesan Lea dengan nada khawatirnya.
"Janji. Kamu harus terus di dekat Yosi sama Satria." Pesan Elang. Setelah mendapat jawaban dari istrinya ia segera pergi menuju markas Ambaraka.
Lea hendak melangkah menuju ke pintu masuk tapi itu sebelum ada yang membekap mulutnya dari belakang. Lea terus meronta sebelum kesadarannya benar-benar hilang. Setelah Lea tak sadarkan diri , orang yang membekap Lea , membawa Lea kedalam mobil.
* * *
Dari kejauhan Elang sudah dapat melihat anak Glova dan Ambaraka saling serang. Elang segera memarkirkan mobilnya dan menghampiri mereka.
"Draka." Murka Elang.
Draka yang dipanggil menyunggingkan senyum miringnya saat mengetahui Elang datang sendirian.
"Cabut." Teriak Draka lalu semua anak Glova mundur dari sana. Elang menghentikan anak Ambaraka yang hendak mengejar anak Glova. Elang mengernyitkan dahinya melihat kepergian Draka dan anak Glova.
'Apa sebenarnya yang Draka rencanain." Batin Elang.
Draka yang hendak masuk kedalam mobilnya menghentikan langkahnya tanpa berbalik dia berkata pada Elang.
"Karena lo kesini , berarti istri lo udah ditangan gue." Lalu Draka melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .
Mendengar ucapan Draka , dunia Elang seakan runtuh. Ia membeku dan menjadi linglung seketika. Apa benar istrinya sudah di tangan Draka ?
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT AFTER DARKNESS : Takdir Cinta (END)
Teen Fiction𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙜𝙪𝙮𝙨 ! Dia ALLEA KANIA FAJIRA seorang gadis barbar , periang , pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil Ale. Berubah seketika saat sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia mem...
