"𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐡𝐢𝐚𝐧𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐫𝐚𝐡."
🚫PLAGIAT = KU SANTET🚫
(Jangan lupa vote, komen, dan follow!)
Sebuah amanah telah membawanya muncul dalam kehidupan seorang ketua dari Phentanonz...
Ganeeta hanya menganggukkan kepalanya dan mengambil potongan apel yang disodorkan Zea padanya.
..🔥..
Kini Ganeeta, Zea, dan Nugraha sudah berada di Hotel D'Graha untuk melangsungkan perjodohan Rakha. Rakha sama sekali tidak tahu kalau dirinya akan dijodohkan. Rakha bahkan belum pulang, ia masih berkumpul dengan Phentanonz dan Vennya.
"Selamat datang Tuan Dellano." sapa Nugraha pada calon besannya itu.
"Terimakasih, Tuan Nugraha. Aku sudah membawa putriku kemari."
Ganeeta masih penasaran dengan siapa calon kakaknya itu karena sang gadis masih berada di belakang ayahnya. Saat Tuan Dellano bergeser , gadis misterius yang membuat Ganeeta selalu bertanya-tanya akhirnya terlihat. Ia shock sehingga membuat matanya membulat.
"CYRA?" Ujar Ganeeta kaget.
Cyra juga terkejut dengan kehadiran Ganeeta. Ia hanya tahu kalau ia akan dijodohkan. Ia tak tahu kalau ia akan dijodohkan dengan.... Rakha.
"Etaa?"
"Jadi lo yang mau dijodohin ama abang gue?" Ganeeta panik tidak karuan.
Buset, disekolah aja dibully , gimana habis nikah ntar. Bisa-bisa habis kakak ipar gue. Batin Ganeeta.
Siska, mama dari Cyra, melihat ke arah putrinya dan Ganeeta secara bergantian. "Ganeeta ngga suka punya kakak ipar kayak Cyra ya?"
"Eh, b-bukan tante. Cuma kaget aja ehee," ujar Ganeeta sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Ayo silahkan duduk!"
Kini mereka semua duduk saling berhadapan dan membicarakan perihal perjodohan Rakha dan Cyra. Sementara dua putri mereka saling menatap dengan mode panik on.