Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

CYRAKHA • 28

71.2K 6.4K 167
                                        

Aset Negara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aset Negara

Abang! Masih di luar?

Hm

Abangku yang tujuh belas kali lebih ganteng dari Pak Nugraha, aku mau minta sesuatu🥺

Apaan?

Beliin Etaa martabak yah? Coklat Kacang satu

Oke Otw

"Gue duluan," pamit Rakha.

"YOI KHA!" serempak inti Phentanonz.

Seharusnya jam setengah sembilan malam mereka masih nongkrong di warung Bu Laksmi dekat markas, tapi jika aset negara Rakha sudah merengek, ia bisa apa?

Rakha segera tancap gas dan membelah jalanan mencari penjual martabak kesukaan Ganeeta. Setelah menunggu cukup lama akhirnya ia mendapatkan martabak sesuai pesanan adiknya itu.

Dijalan yang sudah cukup sepi , Rakha merasa ada yang mengikuti dirinya. Ia mengintip di spion motor dan benar saja, beberapa anggota geng motor lain mengikutinya. Rakha akhirnya memutuskan untuk meminggirkan motornya dan berhenti.

Ia sama sekali tak khawatir dengan keselamatannya. Justru ia khawatir pada martabak pesanan adiknya yang ia bawa mengingat ia sudah menunggu lama untuk mendapatkannya.

Saat para anggota geng motor lain itu sudah berhenti tepat di depannya, ia langsung mengangkat satu alisnya. Ah, itu si pengecut Jack dan tiga anak buahnya.

"Wah, sendirian? Ga takut lo kalau kita keroyok?" tanya Jack dengan nada merendahkan.

"Aish, gue lebih takut kalau tiba-tiba belakang gue ada yang ngajak ngomong tapi ga ada wujudnya," ujar Rakha santai sambil melepas helmnya dan beranjak turun.

"Yok jangan banyak cing-cong!"

Jack menyeringai dan langsung melayangkan pukulan ke rahang Rakha. Rakha buru-buru menepis pukulan itu. Dengan cekatan , ia berbalik dan menendang perut salah satu dari anak buah Jack hingga terhuyung dan menabrak temannya yang lain.

Sialnya, satu anak buah dari Jack yang masih tegak ternyata membawa benda tajam. Ia segera menggoreskan benda itu ke tangan Rakha. Rakha yang terkejut refleks memegang benda tajam itu dan memutarnya dengan cepat sehingga terlepas dari tuannya.

Rakha menendang tulang kering orang itu hingga ia memekik kesakitan. Rakha kembali fokus pada Jack yang mengeluarkan belati dari dalam jaketnya. Mereka kini saling beradu ketajaman benda yang mereka bawa. Rakha yang terlalu fokus pada Jack melupakan dua anak buah yang lain.

CYRAKHACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang