Udara sejuk yang berhembus dari jendela kaca ruang rawat inap membuat sesosok manusia yang memiliki surai hitam panjang itu membuyar dari pandangku. suara klakson mobil yang beberapa kali berbunyi diluar sana serta rambatan cahaya yang menerobos pelopak mataku membuatku terbangun dan duduk di kasur pasien ini.
Seperti terbangun dari mimpi panjang, sekarang aku seperti orang asing yang berada di suatu tempat yang jujur saja masih aku kenal dengan sangat baik.
Ini adalah rumah sakit, benar bahwa aku masih mengetahui tempat ini adalah rumah sakit dan sekarang aku tengah menjadi seorang pasien. Namun walau begitu, serasa ada yang tidak baik dari tubuhku. Sesuatu seperti baru? Entah karena memang aku mengalami koma dan ini adalah efek dari koma tersebut. Namun aku juga tak mengerti.
Ibu menceritakan padaku semuanya. Setelah aku tertidur di kamar karena kepalaku sakit, aku sempat menjerit kesakitan dikamar sebelum akhirnya pingsan.
Mereka dengan cepat membawaku ke rumah sakit ini, namun aku tak kunjung sadar dan akhirnya aku dinyatakan koma. Dan ini sudah berlangsung selama 6 bulan.
Dokter yang merawatku juga mengatakan, bahwa detak jantungku beberapa kali mengalami penurunan, membuat semua tenaga medis khawatir dan kewalahan menangani ku. Namun disamping itu, mereka juga mengatakan bahwa aku sempat sadar dan membuka mataku diatas komaku. Sekitar tiga bulan setelah aku tak sadarkan diri.
" Yoona, minum obatnya dulu ya"
Aku menoleh pada ibu yang baru saja masuk. Ditangannya sudah terdapat obat-obatan yang dia bawa dari ruangan dokter.
Wajah lesu ibuku masih nampak nyata, mungkin karena dia selalu menjagaku disini ketika aku tertidur pulas. Namun raut senyumnya membuatku tenang. Sepertinya ibu senang dengan kesadaranku kembali.
" Ibu, apa ibu selalu disini ketika aku koma?"
" Iya, ibu disini"
" Ibu tidak capek?"
Ibu menggelengkan kepalanya, seraut senyum keluar dari bibirnya dan kembali mendekat ke arahku
" Ibu tidak capek, ibu gak pernah lelah menunggu kamu sadar putriku"
"I-Ibu.."
Sesuatu mungkin telah terjadi padaku sebelumnya. Dan semua itu membuatku sedikit lelah. Aku tak mengingat apapun setelah hari itu yakni ketika aku pulang sekolah.
Aku bahkan tidak terlalu mengingat sekolahku, mungkin ini adalah efek dari koma yang aku alami.
Tetapi, kenapa rasanya aku sudah hidup terlalu lama? Beberapa malam ini aku sering terbangun dari tidurku. Suara-suara aneh yang selalu muncul ditelingaku membuatku kembali tersadar
Terkadang itu adalah bunyi kerincing, bunyi aliran air sungai, suara angin dan juga suara gelak tawa seseorang.
Bahkan hingga malam hari, aku selalu bermimpi melihat sosok bertubuh tinggi dengan jas kelam berdiri didekat jendela ruang inap.
Aku juga beberapa kali bermimpi tentang aula dansa.
Mimpi yang aneh.
Ibu kerap kali menceritakan semua aktivitas yang terlewatkan olehku selama 6 bulan ini. Makan bersama, piknik, ulang tahun Hana adikku dan hal lainnya.
Dia juga menjelaskan padaku tentang sekolahku. Ibu bilang aku tertinggal 6 bulan pelajaran, dan sekarang mereka semua sudah masuk semester dua.
Aku yang merasa ketinggalan meminta ibu untuk mempercepat pendidikanku. Aku ttidak ingin mengulang kelas tiga lagi, aku juga ingin sama-sama ujian kelulusan dengan teman-teman ku.
Karena itu,
Sekarang aku memiliki kehidupan sekolah yang benar-benar sulit
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
LADY MAGRITHA, ( Suddenly i Became a Princess, Chimera) TAMAT
FantasyYoona adalah seorang gadis SMA yang sangat menyukai webtoon Apapun jenis Webtoon selalu ia baca. Pada suatu ketika, ketika ia selesai membaca salah satu Webtoon berjudul Suddenly i Became a Princess kejadian aneh menimpanya Dan.. Mengapa AKU HARUS M...
