7. Izekiel Alphaeus

2.4K 337 13
                                        

Tau kenapa hari ini aku jutek?
Yah benar, karena semuanya menyebalkan!







Aku berjalan mengendap endap pergi ke ruang medis mansion. Hidungku masih berdarah setelah di-

Abaikan

Jangan dimasukkan ke hati, ayahku memang orang yang begitu. Terkadang dia baik dan ada pula sisi buruknya, itu juga karena aku sih.

Ini karena kelalaianku, aku berfikir akan lebih baik kalau Zenith mulai mengenal kekaisaran diumurnya yang sekarang, tapi mungkin ayah benar, Zenith belum bisa mengetahui fakta sebenarnya saat ini.

Aku mengetok pintu ruang berwarna

" Oh, Tuan muda? Apa ada yang bisa saya bantu..?"

Ini Anna rocksta, seorang tenaga medis dan juga seorang penyihir. Katanya dia sudah mengabdi pada Duke Alphaeus sejak lama. Dan dialah yang sering mengobati keluarga Duke ketika sakit.

" Halo Anna, Bisakah kau mengobati ini??" Aku menunjuk pipi kiriku yang mungkin sudah lebam. Sakit sih!!

" Astaga, Tuan muda??! Apa yang terjadi? Mengapa ada luka dipipi Anda??"

Reaksi terkejut Anna yang sedikit berlebihan. Terima kasih

Terima kasih....





" Tuan muda, tidak apa-apa. Hanya ada kita disini."

Aku memandang Anna dengan sedikit buram, wajahnya begitu tenang dan hangat. Dia selalu melemparkan senyum kepadaku, bahkan disaat seperti ini. Anna...?

" Terima-hikss kasih, hiks hiks"

Anna masih setia menemaniku yang bahkan ketika keluarga Duke melihat ini, akan menjadi hal yang menjijikkan.

Aku menangis, yah.. lebih tenang rasanya saat ini

" Tuan muda, tenanglah ya.. aku ada disini. Katakan saja semua yang terjadi hari ini, Tidak apa kok"

" Ayah, dia.. dia memarahiku. Dia melarangku cerita dengan Zenith. Dia melarang ku membaca buku sejarah.. Dia memukulku Anna."

" Tidak apa-apa, semua baik-baik saja, Tuan muda"

Hangat,
Begitu hangat ketika Anna menaruh wajahku di pundaknya. Pelukannya begitu terasa olehku. Tangannya yang lembut mengusap rambutku. Hikss

Beginilah ketika kita bicara dengan Ibu? Aku belum pernah sekalipun merasakan hal itu. Bahkan sampai saat ini, aku merasa bahwa aku dewasa tanpa pengaruh wanita.

Jika aku punya ibu, apakah dia akan sama dengan Anna? Apa dia akan mengatakan hal yang sama saat aku menangis? Aku belum pernah bertemu dengannya...




LADY MAGRITHA


Udara diluar begitu sejuk, padahal hari ini rasanya adalah kemarau
Tapi ketika aku berada di taman ini semuanya berbeda.

Hembusan angin begitu cepat menerpa tubuhku.

Ini adalah taman spesial milikku. Tak ada satupun orang yang pergi kesini. Aku biasa menenangkan diri disini jika ada masalah atau aku bosan belajar. Setidaknya 30 menit dalam sehari.

Aku akan tidur, bermain, mencabut rumput, atau menanam bunga melati di sepanjang taman. Tapi hari ini aku memilih untuk tidur tiduran

Zenith..?

Aku belum tau pasti, tapi aku yakin alasan Ayah menutupi keberadaan Zenith adalah karena Kaisar. Zenith adalah adikku, walau kadang tingkahnya di luar nalarku tapi rasanya sangat nyama bersamanya.

LADY MAGRITHA, ( Suddenly i Became a Princess, Chimera)  TAMATCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang