53. Cuma Milik Gue

57 9 0
                                        

Happy Reading!
-----•••-----

Hitam putih kejadian menyakitkan itu perlahan memudar. Waktu kelam yang sempat singgah akhirnya menghilangkan. Tak dapat diprediksi kalau semuanya akan berkahir dengan baik, berakhir seperti ini. Semuanya berjalan pada alurnya, tangis dan kekecewaan itu perlahan tergantikan dengan perasaan dan suasana baru yang seorangpun tak mampu memprediksi.

Sorot mata sayu itu telah terganti dengan tatapan binar, seolah menyiratkan kalau tak ada lagi yang dapat merenggut semuanya itu. Lembaran baru telah dibuka oleh beberapa hati yang siap untuk berjalan dalam takdir yang baru.

Waktu terus bergeser bersama keadaan baru yang telah menjadi sahabat. 6 bulan, bukanlah proses yang mudah untuk mempertahankan senyuman itu.

“Benaran lagi satu?” tanya Sunny

Queen langsung menangguk “Tuh lihat.”

Sunny mengikuti arah pandang Queen dan langsung tersenyum puas
“Fokus, jangan sampai ada yang rampas lagi,” titah Rowena sambil memandang lekat objek yang sedari tadi menjadi fokus empat gadis itu.

“Aman, untuk sementara gak ada yang kesana," ucap May

“Ok-..”

“Gak, gak aman lagi. Ada yang mau kesana juga,” pekik May pelan

“Siapa mereka?” tanya Rowena

“Sepertinya anak IPS,” tebak Queen

“SIALAN LO!” Sunny menunjuk tiga orang siswa didepan mereka.

“MINGGIR LO DARI SANA!” dengan sebuah nampan ditangannnya Sunny berjalan mendekati tiga siswi tadi yang kini memandang bingung padanya. Tatap setajam betalih dihunuskan Sunny untuk tiga gadis itu.

Rowena, May dan Queen yang mengekor dibelakang Sunny, juga sudah siap dangan tatapan tajamnnya.

“Tempat ini udah kita bidik duluan, jadi lebih baik lo minggir,” sarkas Sunny.

“Kita udah nunggu kantin ini sepi dari tadi jadi lebih baik lo minggir,” sambung Rowena

“Jangan asal main mau duduk aja lo,”tambah Queen

“Cari tempat lain aja, kita udah lebih dulu kesini,” May tersenyum miring seakan puas melihat wajah pias gadis-gadis itu.

Tiga gadis didepannya hanya mendengus kesal kemudian segera bergegas menjauhi Sunny, Rowena, May dan Queen. Memilih untuk menghindar ketimbang harus di mangsang empat singa betina itu.

Sunny kembali tersenyum puas kemudian segera duduk dibangku kantin. Jangan salahkan empat gadis itu, karena mereka relah berdiri lama dikantin hanya untuk menunggu salah satu tempat duduk kosong hingga bisa mereka tempati.

Ada rapat guru siang ini, itulah mengapa kantin kelas 12 langsung diserbuh oleh para siswa. Keadaan semakin ramai sampai bahkan sampai saat ini membuat Sunny, Rowena, Queen dan May sempat gelapan mencari tempat duduk.

“Galak amat lo Sun,” Rowena tersenyum geli

“Bodoh amat,” ucap Sunny tanpa mengalihkan fokusnya dari bakso yang dimakannya.

KPOPERS VS. ANIMERS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang