Happy Reading!
-----•••-----
“QUEEEN?”
“………”
“Lagi bersih-bersih rumah ya lo sampai rusuh gitu?”
“……”
“Queen?”
Sunny semakin bingung, pasalnya kerususan disana terdengar semakin keras. Hingga sepersekian detik Sunny membelalak.
“SUNNY TOLONGIN GUE!” jerit Queen diseberang
“Queen lo kenapa?”
“Sunny tolongin gue-….” suara Queen semakin mengecil. Hingga kemudian terdengar seseorang merampas paksa handphone membuat bunyi rusuh itu semakin terdengar keras.
“Lo Sunny kan?jalang penggoda Karel.” suara itu sukses membuat Sunny bangkit dari duduknya
Sunny mencengkeram kuat ponsel yang masih menempel di telinganya, mengatur napas sebisa mungkin agar tidak memburu.
Sunny kenal pemilik suara itu. Suara Dria. Sepertinya gadis itu akan kembali berulah dengannya. Tapi kenapa kali ini harus melibatkan Queen sahabatnya?
“Mau apa lo?” Sunny mulai hilang kendali
“Gudang lantai empat, gedung kelas 12, sekarang.” Dria langsung memutuskan hubungan sepihak
Tanpa pikir panjang, Sunny segera berlari kelantai empat di gedung kelas 12, tak peduli lagi jika Edward akan mencarinya kemudian. Satu pikirannya sekarang, Queen. Sunny banyak berharap sahabatnya baik-baik saja.
Cukup dirinya yang berurusan dengan gadis gila itu jangan melibatkan sahabatnya. Namun sepertinya kali ini Dria dan teman-temannya seperti kehilangan akal untuk memanggilnya, bahkan sampai menyeret sahabatnya yang tak punya sangkut paut dengan masalah mereka.
Sunny menghentak kesal kakinya saat mendapati lift menuju lantai 4 sedang diperbaiki, hingga mengharuskan dirinya melewati tangga darurat. Dengan tenaga yang masih tersisa, Sunny menapaki anak tangga dengan cepat. Masih dengan perasaan yang sama, masih berharap sahabatnya masih baik-baik saja meski Ia sendiri tak yakin apa yang telah Dria lakukan disana.
15 menit berlalu dan Sunny tiba dilantai 4 kelas 12 yang kini digunakan sebagai tempat menyimpan buku-buku bekas dan alat-alat olahraga.
Sunny menatap satu persatu deretan pintu di lorong itu, mencari dimana sahabatnya dan Dria berada.
Hingga pandangan gadis itu jatuh pada sebuah pintu didepannya yang setengah terbuka. Sunny menendang kasar pintu besar itu membuat beberapa gadis yang berada didalamnya memandang kearahnya, termasuk Queen sahabatnya terkapar lemah dengan seragam penuh darah dan debu.
Fannya dan Airin sontak bangkit berdiri, kemudian menatap Sunny penuh kebencian.
“Lo apain sahabat gue?” Sunny mengepal keras tangannya. Dengan napasnya yang masih memburu gadis itu berjalan menghampiri Queen.
Namun baru saja Sunny mengambil langkahnya, seseorang menendang punggungnya dengan keras, membuat tubuh gadis itu langsung membentur lantai dengan keras.
KAMU SEDANG MEMBACA
KPOPERS VS. ANIMERS [END]
Novela JuvenilBertemu seorang cowok dingin di koridor kelas 11 merupakan hal yang tak pernah di inginkan oleh seorang Kanaya Sunny Arabella. Apalagi pertemuan mereka harus berawal dengan Sunny yang tak sengaja menampar wajah cowok dingin itu. Gelagat cowok itu b...
![KPOPERS VS. ANIMERS [END]](https://img.wattpad.com/cover/170154644-64-k10658.jpg)