Mereka sudah memasuki kota Bristol dan berhenti di sebuah gedung kosong bekas tempat pergudangan senjata. Anthonie membantu Rayyan dan mendorong kursi rodanya memasuki gedung kosong itu.
Saat memasuki pintu lift mereka segera di sambut oleh orang-orang bawahan Anthonie, Rayyan dalam keadaan tidak senang hati mengabaikan mereka begitu saja.
*Selamat datang tuan Rayyan, bagaimana kabar anda?"
"Seperti yang kau lihat sekarang ini!" Jawabnya sama sekali tidak ramah.
Mendengar jawaban ketus Rayyan membuat orang-orang itu tertunduk karena takut.
"Jangan buang-buang waktu, segera antar aku ke tempat eksekusi!"
"Baik tuan!" Anthonie dan para anggotanya menuju tempat yang Rayyan maksud. Di sepanjang jalan tangan pria itu terus mengepal seperti tak sabar melampiaskan amarahnya.
Cklek
Suara pintu terbuka, tampak seorang pria dengan usia sekitar 35 tahun duduk di sebuah kursi lipat dengan keadaan tangan dan kaki terikat, Seperti nya pria itu sedang pingsan karena tidak ada reaksi apapun darinya.
Rayyan memberi isyarat agar semua pengikutnya pergi meninggalkan dirinya, Anthonie dan juga pria itu, dengan sekali kode mereka semua keluar ruangan dan menutup pintu dengan rapat. Ruangan ini cukup luas dan hanya di isi satu kursi dengan satu sofa di depannya. Ruangan ini cukup terang karena dinding yang terbuat dari kaca, membuat orang yang berada di dalam nya dapat melihat ke luar.
Setengah jam mereka menunggu pria itu sadar sambil melihat-lihat biodata lengkap pria itu, dari keterangan perjalanan hidup pria ini cukup jelas dan termasuk orang yang cerdas dan cekatan. Tetapi sayang ia adalah pengkhianat yang harus segera di musnahkan.
"Selamat datang di dunia nyata Harry Armstrong!" Sambut Rayyan dengan suara baritonnya yang dingin dan menyeramkan saat pria itu mulai tersadar dari pingsan nya.
"Tu-tuan...!" Terkejut dan ketakutan saat mendapati hal pertama yang ia lihat adalah Rayyan Adam's sang mafia yang menguasai hampir seluruh negri ini.
"Bagaimana? Apa kau sangat menikmati peranmu?" Mengeluarkan senyum seringai nya
"... ..."
"Aku dengar kau orang sangat brilian, tetapi kau bisa tertangkap dalam permainan mu sendiri. Aku mulai ragu dengan mereka yang menjadikan mu sebagai tikus percobaan!"
"... ..." Lagi-lagi pria bernama Harry itu meneguk Saliva nya dengan berat dan keringat dingin keluar di dahi nya.
"Harry Armstrong, usia 35 tahun. Seorang ayah dari dua orang putra dan satu putri. Masing-masing berusia 10, 8 dan 5 tahun. Seorang suami dari Lily Victoria berusia 32 tahun. Tinggal di apartemen blok A nomor 57. Dari foto-foto mu, aku bisa menyimpulkan kau memiliki keluarga yang sangat bahagia!" Ucap Rayyan dengan melihat beberapa foto milik Harry.
"Maafkan saya tuan, saya mohon jangan libatkan keluarga saya, mereka tidak bersalah!"
"Woow... kau adalah suami dan ayah yang baik untuk keluarga mu ternyata!"
"Tuan, jika anda mau saya akan mengakui semua nya. Saya akan melakukan apapun untuk anda. Kalau perlu jadikan saya umpan untuk memancing para musuh anda tetapi saya mohon jangan lakukan apapun pada istri dan juga anak-anak saya!"
"... ..." Mendengar rengekan Harry membuat Rayyan tertawa terbahak-bahak.
"Sayangnya tidak perlu, karena aku bisa mencari tau sendiri siapa dalang yang memerintahkan mu. Dan umpan untuk memancing juga tidak. Karena kau adalah musuhku!" Tegas Rayyan pada Harry.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Girl
RomantikRhea adalah seorang gadis malam, usia nya baru menginjak 21 tahun. Usia yang terbilang cukup muda untuk seorang wanita penghibur yang cukup terkenal di kelamnya dunia malam. Suatu hari ia mendapatkan tawaran pekerjaan yang cukup menarik, menjadi pe...
