"Sebenarnya siapa ia, Nona?" Pemimpin Menara Penyihir bertanya setelah memerintahkan anak buahnya untuk bergegas pergi menuju titik portal, tak jauh darisini. Anak penerima berkah ketakutan, menatap sabana dengan pilu, meneteskan air mata, tapi tetap mengikuti pada prajurit. Mereka diliputi keterkejutan dan kemarahan.
Saat badai menghantam sabana, mereka berlari menengok lubang penyegelan. Hanya sebagian kecil yang sampai ke sana, menyaksikan Henrietta –– Jyotisha –– mematahkan rantai dengan mudah, sementara yang lain dihentikan oleh kelompok Kethra.
Kethra sendiri dapat langsung menyadari bahwa segel telah hancur, bahkan saat berjarak belasan kilometer dari sabana. Dia tak dapat menjelaskan alasan atau penyebab perasaan ini, tapi dia sangat yakin itu memang terjadi. Seolah lonceng telah berbunyi di kepalanya.
Dia tak punya waktu memikirkan kesadaran itu, atau mengapa tak merasakannya selama ini, karena dia harus menyelamatkan semua orang yang ada di sana. Sebagian besar dari mereka dapat diyakinkan, tapi sisanya terlalu keras kepala.
Mereka adalah kelompok yang telah melihat Henrietta memutus rantai, mereka dialiri kemarahan, alhasil tak bisa berpikir jernih, nekat menghentikan Henrietta.
Kethra tak tahu nasib mereka saat ini, atau apakah mereka menyesal. Kekuatan iblis jelas terlalu kuat untuk dihadapi, kelompoknya pun takkan kuat. Alih-alih melawan, mempertahankan segel, mereka harus mundur. Maju hanya akan menambah rumit masalah, karena mereka tak tahu cara menghadapi iblis. Sekali salah langkah, kematian ada di depan mata.
Kini, semuanya masih mengira bahwa Henrietta berkhianat. Hanya pemimpin yang tahu kebenarannya, dan mereka akan menjelaskan nanti.
"Iblis," jawab Kethra singkat, menengok Weiss menggendong Michael yang mengingau karena demam, perban melilit perut Saint itu. Mereka saling mengenal, tapi Weiss sangat acuh tak acuh saat merawat Michael. Dia dan pemimpin penyihir berada yang paling belakang, memastikan semua tak berhenti atau sekadar menengok ke belakang.
"Makhluk Terkuno .... " Pemimpin kehabisan kata-kata, kulitnya tambah memucat, sehingga menampakkan tulang dan menonjolkan rambut peraknya.
"Bagaimana ia bisa bangkit?"
"Ia terlepas dari segelnya, lalu meniru tubuh Henrietta untuk menipu kalian. Henrietta sekarang sudah aman, dia berada di rumah saya. Keadannya sangat parah, sihir hitam dalam tubuhnya merusak jiwanya. Tidak ada kekuatan suci yang tersisa lagi."
Pemimpin bernama Nathan itu mengernyit. "Anda mengenal Nona Henrietta, Nona Kethra?"
"Ya, begitulah."
Mereka mendengar raungan lagi, kali ini lebih kuat dibanding sebelumnya. Mereka semua tergoda menoleh ke belakang, tapi Nathan dan Kethra melotot sampai tak ada yang berani melirik sama sekali. Lebih baik mereka tak melihat apa yang terjadi di belakang, meski bahu Kethra sendiri memanas dan batinnya penasaran.
"Ini adalah hubungan rahasia kami, hanya kelompok saya yang mengetahuinya. Publik sama sekali tak tahu. Anda lihat pemuda berambut merah itu." Kethra menunjuk Lorrin. "Dia adalah sahabat Henrietta, tapi Henrietta tak pernah membicarakannya. Dia sendiri tak memperlihatkan diri dalam waktu lama."
Bibir Nathan berkedut, menatap Lorrin lekat-lekat. "Dia sangat kuat, mana-nya bahkan melebihi saya." Sebagai pemimpin, bukan hal sulit untuk melihat bakat dan potensi penyihir-penyihir muda. Dan ini adalah kali pertama dia melihat sosok yang sangat kuat.
Anak di depannya itu dapat menjadi calon pemimpin Penyihir Menara Mata Angin berikutnya. Organisasi itu melingkupi seluruh dunia, berjumlah sesuai dengan jumlah mata angin. Yang paling kuat adalah Menara Timur, tapi kini tengah berselisih ketat dengan Menara Tenggara. Lorrin pasti dapat menjadi pemimpin menara itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Who the Real Villain? [2]
Fantasy-Sang Penyihir atau sang Putra Mahkota- Kethra telah mengumpulkan sekutu yang cukup untuk masa depannya yang tenang saat monster menghancurkan Kekaisaran. Dia berniat jauh-jauh dari kekacauan, tidak mencemplungkan diri dalam bahaya. Namun, tampaknya...
![Who the Real Villain? [2]](https://img.wattpad.com/cover/329875587-64-k130398.jpg)