Haii man temann (。◕‿◕。)
◖✾ SELAMAT MEMBACA ✾◗
⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT KATA-KATA KASAR, TIDAK UNTUK DI TIRU!⚠️
"Permisi Abang ganteng, boleh minta waktunya sebentar gak, Bang?" Ucap pengamen itu kepada Andra.
Andra melirik bingung pengamen itu dengan beribu-ribu pertanyaan di dalam benaknya. "Dia itu cewek atau cowok sih? Kok badannya Hulk mukanya Hello Kitty." Batin Andra bingung.
"Kicrik, kicrik, kicrik"
"Aku tak mau kalau aku di madu"
"Kicrik, kicrik"
"Jangan-jangan dulu, janganlah dirayu, kalau dirayu nanti Abang jadi mau. Icik kiwirr" nyanyi pengamen itu.
Dengan setengah mati Andra menahan tawa di balik helmnya itu, rasanya ingin sekali ia tertawa lepas. "Kocak banget jir, nyanyiannya. Melenceng jauh banget." Batin Andra.
"Terimakasih," ucap pengamen itu sambil menerima uang dari pengendara lain.
Andra yang sedari tadi penasaran dengan pengamen itu lantas langsung membuka kaca helmnya, lalu bertanya kepada pengamen itu.
"Mbak ... Mbak cowok, ya?" Tanya Andra seperti tak tahu malu, sungguh tak habis pikir dengannya.
Entah kenapa dengan bodohnya Andra bertanya seperti itu, padahal sudah terlihat jelas dari penampilan pengamen jalanan itu. Mungkin karena Andra terlalu polos.
"Ih, Abang ganteng apa-apaan sih? Saya ini cewek lho, Bang. Abang gak liat penampilan saya cantik kayak bidadari gini?" Jawab pengamen itu dengan tertawa genit.
Andra yang mendengar jawaban pengamen itu langsung menciut. Pengendara lain hanya memandang Andra seolah-olah ia adalah bocah aneh, karena sudah terlihat jelas dari penampilan pengamen itu bahwa dia adalah seorang waria.
"Cantik sih, tapi ... gak jadilah. Nyesel banget gue nanya tadi," batin Andra sambil menatap pengamen itu dari atas ke bawah.
"Abang naksir sama saya, ya?" Tanya pengamen itu dengan genitnya. Seketika membuat Andra membulatkan matanya syok berat.
"Dih amit amit," batin Andra langsung bergidik ngeri hingga bulu kuduknya berdiri. Ia pun langsung membuang muka dan kembali menutup kaca helmnya karena malu.
Andra berusaha untuk mempertahankan harga dirinya di hadapan banyak orang, karena sudah terlanjur malu karena tingkah konyolnya sendiri.
Tak berlama-lama pengamen itu pun akhirnya memutuskan untuk segera pergi dari tempat itu. "Abang ganteng hati-hati di jalan ya?" Pesan pengamen itu sebelum pergi sambil melambaikan tangan dan tersenyum manis kepada Andra.
Andra pun kembali dibuat bergidik ngeri. "Sangking gue ganteng, sampe bencong aja naksir sama gue, najis!" Umpat Andra. Andra ternyata baru menyadari bahwa pengamen itu adalah seorang waria.
Setelah menunggu beberapa saat kemudian, lampu lalu lintas jalan yang tadinya berwarna merah kini berubah menjadi hijau, Andra dan pengendara lain sesegera mungkin melajukan kendaraannya.
Tak berselang lama akhirnya Andra berhasil sampai di sekolahnya, lalu ia pun meletakkan motornya di parkiran.
"Pagi-pagi gini, mau sekolah ada aja yang aneh-aneh." Andra menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan kejadian yang barusan terjadi. Padahal ia duluan yang memulainya, salah sendiri pakai acara tanya segala, tidak penting juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
General Fiction𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)