AKHIRAN : DARI ANDRA ✉️

213 6 0
                                        

Hallo semua, gue Andra

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hallo semua, gue Andra ...

Surat ini gue yang buat langsung untuk kalian semua. Gue mau menyampaikan sesuatu juga ke kalian yang baca cerita ini.

Gimana perasaan kalian setelah menemani perjalanan hidup gue?
Apa kalian menemukan pelajaran penting di cerita ini?
Menurut kalian apa yang paling berkesan buat kalian di cerita ini?

Sebelumnya terima kasih banyak sudah menemani perjalanan hidup gue selama melewati masa transisi. Semua belum berakhir, masih panjang lagi perjalanan hidup gue untuk ke depannya, gue mesti harus berjuang lagi setelah ini.

Di cerita ini hanya sebatas menceritakan tentang seseorang yang pernah kehilangan jati dirinya karena sebuah ketidak adilan takdir hidup di masa lalu, dan akhirnya dia berhasil menemukan jati diri karena suatu hal yang mengharuskannya berubah dengan dibantu teman masa kecilnya yang sangat peduli terhadap temannya.

Gue pernah benci sama takdir hidup gue sendiri, bahkan sampai membenci diri sendiri. Kenapa sih harus gue yang merasakan semua ini?

Semesta selalu bertindak gak adil sama gua dan keluarga gue. Gue masih hidup, tapi kehidupan gue seolah gak ada tujuan seperti jalan buntu. Antara memilih berhenti di jalan itu atau keluar dari jalan dan mencari jalan lainnya.

Terkadang hidup tidak semulus yang kita bayangkan dan tak semudah yang direncanakan, terkadang kehidupan berjalan tak seperti yang kita harapkan. Badai kehidupan pasti akan selalu ada, begitulah penghuni dunia, hanya bisa menjalani namun tidak bisa berlari untuk menghindar dari segala ketentuan garis takdir manusia.

Gue bukan hanya korban broken home, tapi gue juga ditinggal pergi oleh Papa dan temen baik gue selamanya. Sulit dipercaya kalau mereka semua udah gak ada lagi sekarang, gak pernah menyangka bahwa ini akan terjadi di hidup gue.

Gue yang awalnya mengira keluarga gue adalah keluarga cemara, nyatanya enggak. Sepolos itu ya, gue dulu? Gak tau apa-apa, dan gak mau tau apapun. Padahal ada kenyataan tersembunyi di belakangnya.

Mungkin ada beberapa dari kalian yang membaca cerita kehidupan gue juga sama senasib dengan gue. Kalian juga mungkin selalu merasa ingin menyerah karena keputus-asaan, dulu gue juga gitu.

Hidup ini gak adil banget buat gue, gue juga pengen bahagia kayak mereka yang beruntung di hidupnya. Tapi sekarang gue sadar, pemikiran seperti itu salah.

Tuhan itu sebenarnya baik, malah baik banget sebenarnya, ia telah merangkai skenario cerita hidup kita sehebat ini. Cuma terkadang kita justru menyalahkan Tuhan karena peristiwa kehidupan yang telah menimpa kita, bahkan sampai menjauhinya karena ending cerita hidup kita yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Setelah gelap terbitlah terang memang nyata, dan gue merasakan itu semua setelah menerima dan memaafkan semua masa lalu yang telah berlalu itu. Ini bukan hanya sebatas kata dalam berbicara melainkan juga bukti itu memang benar adanya nyata.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang