Haii man temann ('∧ω∧`*)
❀ SELAMAT MEMBACA ❀
⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT KATA-KATA DAN TINDAKAN KASAR, TIDAK UNTUK DI TIRU!⚠️
"Dia gimana keadaannya sekarang?" Tanya Andra dengan mulut yang sulit berbicara.
"Kata wali kelas gue, dia masih koma, keadaannya juga masih kritis. Beberapa hari lalu juga dia abis jalanin operasi buat keluarin peluru di tubuhnya"
"Karena dia temen sekelas gue. Guru gue bilang mau ada penjengukan sekelas nanti setelah ada kabar kalo Indri udah sadar dari koma" jelas Gio.
"Lo bisa gak nanti malem ke rumah gue?" Tanya Andra.
"Bisa-bisa aja kayaknya. Mau ngapain emang?"
"Lo nanti ke sini ya? Tapi sekarang. Ada sesuatu pokoknya"
"Oke, jam setengah delapan gue ke sana" Sahut Gio.
°°°°°
Tingnung ... tingnung ...
Mendengar bel rumahnya berbunyi, Riana dengan cepat berjalan mendekat ke arah pintu masuk rumahnya, untuk membuka pintunya. "Eh, Gio ... udah lama banget baru main ke sini." Riana terkejut atas kehadiran Gio yang begitu tiba-tiba.
"Assalamualaikum, Tante. Maaf Gio baru sempet main." Ucap Gio dengan sopannya sembari membawa bingkisan buah-buahan di tangannya.
"Waalaikumsalam. Iya ... gak apa-apa." Jawab Riana sembari Gio menyalimi punggung tangan Riana.
"Ayo masuk!" Tawar Riana.
Gio lantas mengangguk iya. "Terima kasih, Tante."
"Iya, sama-sama." Jawab Riana dengan senang hati.
"Tumben, kamu malem-malem ke sini?" Ucap Risti saat tahu Gio berkunjung ke rumah.
"Iya, Mbak. Gio denger tadi sore katanya Andra lagi sakit, jadi Gio mau jenguk Andra. Gio ke sini cuma bawa ini doang." Gio menyodorkan bingkisan tersebut kepada Riana.
"Wahh ... ngerepotin. Terima kasih lho, ya?" Gio mengangguk iya dan menjawab ucapan terima kasih Riana.
"Kamu kalo mau ketemu Andra, ke sana aja. Andra ada tuh di kamarnya, lagi nonton TV." Ujar Risti.
"Ya udah, Mbak. Gio mau langsung ketemu Andra." Sahut Gio. "Iyaa ..." jawab Risti.
Gio pun lalu menuju ke kamar Andra. Setelah sampai, di sana ia langsung mendapati Andra yang sedang duduk di atas kasur sembari menonton TV.
Tok, tok
Gio mengetuk pintu kamar Andra untuk memberitahukan kepadanya bahwa saat ini dirinya sudah tiba dan sedang berdiri di dekat pintu kamar.
"Masuk!" Suruh Andra dengan wajah datar setelah melirik Gio sebentar. Gio yang tadinya berdiri di luar kamar Andra, lantas melangkah maju memasuki kamar Andra.
Sebelum memulai perbincangan, Gio mencari posisi duduk yang tepat terlebih dahulu. Dengan menggunakan kursi belajar Andra, Gio duduk tepat di samping ranjang temannya.
"Lo beneran mau ikut jenguk Indri, kan?" Tanya Andra langsung.
"Iya, gue ikut. Tapi ... ini belum tentu kapan. Guru gue bilang, belum ada informasi apa-apa dari keluarga Indri." Andra hanya menatap sekilas wajah Gio lalu kembali menonton TV.
"Lo suka ya sama Indri?" Tanya Gio tiba-tiba, lantaran rasa penasarannya dari dulu yang begitu menggebu-gebu di dalam dirinya.
"Sok tau," cetus Andra.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
Ficción General𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)