PART 15 : CERITA MAMA 🐚

202 17 0
                                        

Haii man temann (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
SELAMAT MEMBACA

"Seorang Kakak terbaik, ialah seorang Kakak yang amat sangat menyayangi Adiknya. Selalu menjaga hati dan perasaannya, bahkan rela mengorbankan apapun demi kebahagiaan Adiknya."
~Kartika Ayu Ariana~

⋇⋆✦⋆⋇

"Memangnya kenapa sih, Andra? Mbak gak boleh deket sama Steven? Mbak gak boleh ketemu sama dia? Apa karena dia ketua geng motor, itu sebabnya kamu gak suka sama dia?" Andra yang mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Risti kembali menatap wajah Kakaknya.

"Lo gak perlu tau kenapa gue gak suka sama dia," jawab Andra dengan raut wajah yang tak dapat diartikan.

"Lo itu perempuan, lo gak bisa terus-terusan ketemu sama laki-laki model begituan di luar sana, apalagi sama Steven. Perempuan itu punya harga diri, lo harus ngerti batasan. Lo itu cewek berkelas, ya lo harus dapet cowok yang berkelas juga!"

"Mbak, mengerti batasan Mbak. Memangnya kamu pikir Mbak perempuan apa, Andra?" Tegas Risti.

"Lo sering 'kan keluar sama dia? Gue sama Mama aja gak tau apa yang kalian berdua lakuin selama ketemuan,"

"Kamu gak bisa nilai orang dari penampilannya Andra! Steven itu gak seperti yang kamu bayangkan."

"Lo tau sifat dia, kan? Tapi apa lo tau di belakang lo, dia gimana?" Tanya Andra. Perdebatan ini pun berlangsung cukup lama.

"Temen gue banyak di luar sana, gue tau modelan cowok kayak dia tuh gimana. Orang kayak dia suka keluyuran malem-malem, bersenang-senang sama cewek di luar sana sambil minum. Apa lo mau pacaran sama orang yang kayak gitu?"

Risti pun hanya menunduk diam. "Gue ngomong begini, demi kebaikan lo. Sekarang gue kasih lo dua pilihan, lo pilih gue atau pilih orang itu. Kalo lo pilih gue, jauhin dia, kalo lo pilih dia, jangan harap gue akan balik ke rumah ini lagi." Peringat Andra membuat Risti mengangkat kepalanya dan menatap wajah Andra.

Andra pun langsung pergi meninggalkan Risti begitu saja. Hari ini perasaan Risti langsung hancur seketika, di tengah dirinya bahagia karena Steven akan melamarnya. Andra justru tidak menyetujui hubungan mereka berdua.

°°°°°

Riana yang baru sampai rumah sepulang kerja, menatapi rumahnya yang terlihat sangat sepi, ia berpikir sepertinya tidak ada orang di rumahnya, mungkin Andra dan Risti sedang keluar rumah. Riana pun berniat pergi ke kamarnya untuk langsung membersihkan diri setelah disibukkan dengan pekerjaannya di luar.

Ketika dirinya melewati kamar Risti, ia tak sengaja mendapati putrinya sedang duduk di ranjang kasurnya sambil melamun menatapi jendela melihat pemandangan di luar sana.

Riana pun menghampiri anak tertuanya itu. "Risti ..." panggil Riana kepada putrinya itu. Risti yang tadinya larut dalam lamunan sedikit terkejut karena Riana tiba-tiba memanggilnya.

"I-iya, Ma?" Jawab Risti. "Mama baru nyampe rumah?" Tanya Risti kepada Mamanya.

"Iya barusan, Mama tadi mau langsung ke kamar. Mandi dulu, terus nanti masak buat makan malem." Ujar Riana.

Riana mendudukkan tubuhnya di samping putrinya tepat di ranjang kasur milik Risti. "Kamu kenapa? Kok Mama lihat kamu ngelamun?"

"Enggak apa-apa kok, Ma." Sahut Risti kepada sang Mama dengan raut wajahnya yang seketika berubah menjadi lesu.

"Beneran gak apa-apa? Kamu gak usah bohong Risti, kalo sama Mama. Mama tahu persis kalau kamu sedang ada masalah. Pasti kamu lagi menyembunyikan sesuatu dari Mama, iya 'kan?" Tanya Riana.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang