PART 55 : SEMAKIN JAUH 🍡

89 3 0
                                        

Haii man temann (◍•ᴗ•◍)
◎ SELAMAT MEMBACA ◎

⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT TINDAKAN BURUK DAN KATA-KATA KASAR YANG TIDAK BAIK UNTUK DITIRU⚠️

"Nyatanya gue yang terlalu berharap lebih sama dia, sampai akhirnya terluka oleh ulah sendiri."
~Indri Vebriola~

"Apa gue yang salah menaruh perasaan? Sampai pernah mengharap lebih?"
~Indri Vebriola~

⋇⋆✦⋆⋇

"Gue saranin nih ya ke lo. Pokoknya, mau lo suka segimana besar sama Andra, jangan pernah lo confess duluan. Karena cowok itu kadang pikiran dan hatinya selalu berubah. Kalo dia bener-bener suka sama lo, pasti bakal memperlakukan lo beda dari yang lain. Karena cowok itu rata-rata gak bisa dipercaya." Jelas Riska kepada Indri.

Yang dikatakan Riska tadi memang ada benarnya, hal yang ia lontarkan barusan membuat Indri merenungi sejenak semua ucapan Riska padanya.

"Gak bakal lah gue ngungkapin perasaan duluan. Memangnya lo pikir gue cewek apaan," sahut Indri sedikit meninggikan nada bicaranya.

"Ya gue cuman ngingetin lo doang," jawab Riska.

Di saat mereka hampir dekat dengan sekolah dan melewati parkiran motor, mereka berdua melihat Andra yang terlihat dari kejauhan saat ini sedang meletakkan motornya di parkiran. Indri pun lantas langsung mendekat menuju parkiran motor.

"Eh ... lo mau kemana?" Celetuk Riska saat melihat Indri barbelok arah.

"Andra!" Panggil Indri berusaha menghentikan langkah Andra yang mengabaikan dirinya begitu saja hingga keluar dari parkiran.

"Minggir! Jangan halangin jalan gue!" Tegas Andra saat melihat Indri menghalangi jalannya tiba-tiba.

"Lo kenapa sih sebenernya? Dari kemarin-kemarin beda banget?" Indri sangat-sangat penasaran.

"Bukan urusan lo," jawab Andra. "Tapi 'kan, lo temen gue. Dan kita temenan, lo bisa saling berbagi sama gue." Sahut Indri.

"Kalo lo gue kasih tau, memang lo bisa tolong gue? Hm?" Andra berusaha berbaik hati.

"Ya mungkin, bisa aja gue tolong lo nanti." Jawab Indri. "Kalo itu gak mungkin, lo mau apa?" Tanya Andra lagi.

"Cerita ke gue, Ndra. Lo kenapa? Jangan gini," Indri yang sangat tak tahan dengan sikap Andra.

"Gak berguna gue cerita ke orang lain, yang ada hanya sia-sia. Minggir!" Pinta Andra. Indri malah kembali mencegah jalan Andra.

Andra yang tak suka langkahnya dicegah langsung mendorong tubuh Indri begitu saja sehingga membuatnya terdorong ke belakang. "Gitu akibatnya kalo halangin jalan gue,"

"Lo kok gitu sih, Andra? Apa-apaan sih? Jahat, tau gak?" Bentak Riska saat melihat perlakuan kasar Andra kepada Indri. Andra lebih baik memilih pergi dan mengabaikan mereka berdua.

Lain sisi, Indri yang terdorong cukup keras, sekuat tenaga menahan tangisannya padahal matanya sudah sangat memerah. Hatinya sangat sakit melihat sikap Andra yang awal mula manis padanya lalu berubah dalam sekejap seperti ini.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang